Watford Rencanakan Renovasi Stadion

Watford berencana akan membenahi stadion kebanggaan mereka, Vicarage Road yang menjadi home base sejak tahun 1922. Rencananya The Hornets ingin menambah kapasitas stadion menjadi 23.000 tempat duduk.

Diterbitkan 29 September 2006, 06:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Watford yang musim ini berhasil promosi ke Liga Primer Inggris berencana untuk merenovasi Stadion Vicarage Road yang menjadi home-base mereka sejak tahun 1922. Namun mereka juga mengakui tidak tertutup kemungkinan bagi mereka untuk meninggalkan markasnya tersebut.

The Hornets – julukan Watford – berharap berhasil mendafatkan izin untuk memulai rencana proyek pembangunan senilai 32,5 juta pound (lebih dari 562,25 miliar rupiah) pada bulan Maret tahun depan. Kemudian proses pembangunan dapat dilaksanankan sebulan kemudian ketika musim kompetisi Liga Inggris berakhir pada bulan Mei. Rencananya mereka akan menambah kapasitas stadion dari 19.500 menjadi 22.000 atau 23.000 penonton dan mereka juga ingin memperbaiki tiga tribun lapangan.

“Selalu ada hasrat untuk memindahkan markas, tapi kami adalah klub dari kota kecil yang berada tepat di jantung komunitas ini. Masalah dengan kebanyakan klub sepakbola ketika membangun stadion baru adalah kecenderungan letaknya yang terlalu jauh dengan daerah atau kota yang dibelanya,” kata ketua eksekutif Watford, Mark Ashton.

Watford berencana untuk mengumpulkan dana bagi proyek ini lewat kerjasama dengan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang perumahan, Origin. Dari kerjasama ini diarapkan Origin ikut mendanai senilai 19 juta pound ( lebih dari 328,7 miliar rupiah) yang akan membangun 180 rumah berdekatan dengan Vicarage Road, untuk para dokter dan perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Kota Watford.

Manajemen Watford sendiri akan menyediakan dana sekitar 13,5 juta poud atau sekitar 233,55 miliar rupiah demi kelancaran proyek. Ketua Watford, Graham Simpson dari situs resmi Liga Primer Inggris menambahkan: “Kami telah bermarkas di Vicarage Road sejak tahun 1922 dan kami dan kami ingin tetap disini. Kami telah menemukan penyokong untuk rencana pembangunan tersebut.”

“Ini adalah pernyataan momentum dan ini adalah pekan-pekan bersejarah bagi kami. Rencana ini adalah tahun keempat saya menjabat sebagai ketua klub dan hal ini merupakan batu loncatan bagi saya secara pribadi,” tambah Simpson.

Sementara itu dengan prestasi The Hornets yang hanya mengumpulkan tiga poin dari enam kali bertanding di tahun pertamanya setelah promosi ke Liga Primer, Ashton menyatakan tetap mendukung manajernya, Adrian Boothroyd. Manajemen klub juga tetap menyatakan akan memberikan anggaran khusus jika dibutuhkan untuk menambah kekuatan pemain jika memang diperlukan oleh Boothroyd.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Top 3 Berita Bola: Hasil Drawing Liga Champions 2026/2027, Jalur Neraka Manchester United

Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan