Thomas Oentoro Jadi Direktur Utama Garuda Indonesia

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengubah susunan direksi pada RUPSLB Perseroan.

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 07:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) resmi merombak jajaran diteksi dan komisaris. Thomas Sugiarto Oentoro atau Thomas Oentoro didapuk menjadi Direktur Utama menggantikan Glenny H. Kairuppan.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (8/10/2026). Thomas Oentoro sebelumnya menempati posisi Wakil Direktur Utama, sementara itu, Glenny Kairuppan bergeser jadi Komisaris Utama GIAA menggantikan Fadjar Prasetyo.

"Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat momentum perbaikan kinerja Garuda, seiring pertumbuhan pendapatan, pemulihan armada, dan penyusutan kerugian," tulis manajemen Garuda Indonesia dalam keterangannya, dikutip Jumat (9/10/2026).

Thomas pernah menjadi Komisaris Independen Garuda Indonesia pada 2023–2024. Ia juga pernah menjabat Chief Risk Officer Indonesia Investment Authority atau INA pada 2024–2025. Perjalanan kariernya juga mencakup posisi Vice President Mezzanine Capital Unit di OCBC dan Managing Director di KV Asia Capital.

RUPSLB juga merombak jajaran direksi, satu ekspatriat kembali masuk. Alan McIntyre didapun menjadi Direktur Komersial. Alan berpengalaman sebagai Executive Manager Strategy di Qantas Group serta Chief Customer and Commercial Officer di Jetstar.

Kemudian, Eric Ferdinand Sofyal ditunjuk menjadi Direktur Operasi menggantikan Dani Haikal Iriawan. Ia sebelumnya menjabat posisi yang sama di Citilink. Sementara itu, Dina Sandri Fani mengisi posisi Direktur Human Capital & Corporate Service menggantikan Frans Dicky Tamara.

Pada sisi nomenklatur dewan direksi, manajemen menghapus jabatan Wakil Direktur Utama serta Direktur Niaga. Kemudian menambah satu posisi baru berupa Direktur Komersial.

 

Susunan Manajemen

Mantan Bos Maskapai Internasional Jadi Komisaris

Perubahan juga terjadi pada jajaran Dewan Komisaris. Jaan Albrecht dan Trey Urbahn ditunjuk sebagai Komisaris Independen. Jaan memiliki rekam jejak sebagai CEO Saudia Airlines, Austrian Airlines, dan Star Alliance.

Sementara itu, pengalaman Trey mencakup peran penasihat dan pengawasan di sejumlah perusahaan penerbangan, termasuk Spirit Airlines, Etihad Airways, serta TAP Air Portugal.

"Keterlibatan profesional internasional dapat dipahami dalam konteks kebutuhan kompetensi untuk menjalankan transformasi maskapai yang beroperasi di industri global. Pengalaman dari berbagai pasar diharapkan memperkaya pertimbangan bisnis dan penerapan praktik industri yang relevan dengan kebutuhan Garuda serta karakteristik pasar Indonesia," tulis manajemen GIAA.

Susunan Direksi dan Komisaris

Dewan Direksi

• Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro

• Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara

• Direktur Operasi: Eric Ferdinand Sofyal

• Direktur Teknik: Mukhtaris

• Direktur Komersial: Alan McIntyre

• Direktur Human Capital & Corporate Service: Dina Sandri Fani

• Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Dewan Komisaris

• Komisaris Utama: Glenny H. Kairupan

• Komisaris: Sugito Anjasmoro

• Komisaris: Chairal Tanjung

• Komisaris Independen: Mawardi Yahya

• Komisaris Independen: Jaan Albrecht

• Komisaris Independen: Trey Urbahn

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6