Temui Gubernur Banten, Telkom Akses Dorong Infrastruktur Digital yang Andal dan Tertata

Telkom Akses temui Gubernur Banten untuk membahas penguatan infrastruktur digital dan penataan jaringan utilitas yang aman, rapi, serta andal.

Diterbitkan 05 Oktober 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Serang - PT Telkom Akses (Telkom Akses), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), terus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah melalui komunikasi dan koordinasi yang konstruktif. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pengembangan konektivitas dan jaringan telekomunikasi di Banten.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Telkom Akses dengan Gubernur Banten Andra Soni. Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Banten, Serang, pada Selasa (22/9).

Komisaris Independen Telkom Akses Ricky HS Tamba, Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya, serta Direktur Operasi Telkom Akses Ambari hadir dalam audiensi tersebut. Bersama Gubernur Banten, mereka membahas kondisi, kebutuhan, dan pengembangan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Banten.

Audiensi ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai penataan jaringan utilitas dan peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan.

Penataan Kabel Terintegrasi untuk Wujudkan Lingkungan ASRI

Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur akses telekomunikasi tidak hanya berorientasi pada penguatan jaringan, tetapi juga perlu memperhatikan keteraturan dan keamanan ruang publik. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan penyelenggara jaringan menjadi penting untuk memastikan pengembangan infrastruktur digital dapat berjalan selaras dengan kebutuhan wilayah.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pentingnya penataan kabel secara terintegrasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Penataan tersebut membutuhkan koordinasi antarpemangku kepentingan mengingat infrastruktur kabel di wilayah Banten digunakan oleh berbagai penyelenggara jaringan.

Andra juga mendorong adanya koordinasi untuk menyusun roadmap penataan Sistem Jaringan Utilitas Terintegrasi (SJUT) yang dapat diterapkan secara selaras di tingkat kabupaten dan kota. Implementasi penataan jaringan secara terintegrasi sebelumnya telah dilakukan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), dengan berbagai jaringan utilitas ditempatkan dalam satu sistem pengelolaan.

“Kami mengapresiasi arahan dan dukungan Pemprov Banten. Telkom Akses siap berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, serta penyelenggara jaringan lainnya agar setiap pekerjaan di lapangan berjalan tertib, sesuai kebijakan daerah, dan tetap menjaga keandalan layanan bagi masyarakat,” ujar Irphan.

Infrastruktur Tertata Dukung Pemeliharaan dan Keandalan Layanan

Penataan jaringan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas operasional. Infrastruktur yang tertata dapat mendukung keamanan dan kerapian ruang publik, sekaligus memudahkan petugas dalam melakukan pemeliharaan maupun penanganan gangguan jaringan. Dengan demikian, pengelolaan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif tanpa mengesampingkan keandalan layanan kepada masyarakat.

Hubungan dan koordinasi yang dibangun melalui audiensi tersebut diharapkan dapat menciptakan keselarasan antara kebutuhan pembangunan daerah dan pengembangan infrastruktur akses telekomunikasi, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui sinergi bersama Pemprov Banten dan TelkomGroup, Telkom Akses berkomitmen memperkuat infrastruktur telekomunikasi yang andal dan tertata guna mendukung konektivitas digital serta kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6