Harga Emas Menyusut Sesaat Usai Data Ritel AS Muncul

Harga emas turun hampir 1% pada perdagangan Rabu (15/1/2014) pagi ini membalikkan posisi reli di awal sesi.

Diterbitkan 15 Januari 2014, 07:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Harga emas turun hampir 1% pada perdagangan Rabu (15/1/2014) pagi ini membalikkan posisi reli di awal sesi setelah munculnya laporan data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) pada Desember yang membasahi sentimen pembelian oleh investor.

Spot emas turun 0,8% menjadi US$ 1.242,94 per ounce. Emas berjangkan COMEX AS untuk pengiriman Februari turun US$ 5,70 menjadi US$ 1.245,40 per ounce, dengan volume perdagangan sekitar 10% di bawah rata-rata harian 250, data awal Reuters menunjukkan.

Indeks S & P 500 naik 1% setelah Departemen Perdagangan mengatakan belanja inti - ritel membukukan lompatan besar, tanda perekonomian membaik pada akhir tahun lalu dan siap untuk pertumbuhan kuat pada tahun 2014 .

Para analis mengatakan kenaikan 3% harga emas awal tahun 2014 didukung oleh penurunan ekuitas. Ini mengikuti rekor run- up saham di tahun lalu , ketika harga emas jatuh 28%.

"Pasti ada korelasi negatif antara emas dan ekuitas. Sampai sekarang , sepertinya itu akan terus berlanjut," kata Adam Sarhan, CEO berbasis di New York Sarhan Capital. (Nrm)


Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6