Pembangunan Desa Nelayan di Pulau Miangas Ditargetkan Mulai Juni 2026

Presiden Prabowo menargetkan sudah ada satu desa nelayan di Pulau Miangas, Sulawesi Utara.

Diterbitkan 09 Mei 2026, 20:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menuturkan, sudah terbentuk satu desa nelayan di pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara pada 2026. Desa nelayan ini dari target total pembentukan 1.386 desa nelayan di Indonesia.

“Pokoknya tahun ini atau lima bulan ke depan, Miangas sudah ada satu desa nelayan dari target total pembentukan 1.386 desa nelayan se Indonesia,” ujar Prabowo di hadapan warga Miangas, Sabtu (9/5/2026), dikutip dari Antara.

Ia menuturkan, program pembangunan desa nelayan akan dimulai Juni 2026. "Mana Menteri Kelautan dan Perikanan? Ini tolong segera dilakukan. Awas, akan saya cek lagi," ujar dia.

Pemerintah pusat telah memberi bantuan kapal ikan ukuran 15 gross ton (GT) guna dimanfaatkan hasil tangkapan perikanan untuk warga di Miangas.

"Nanti di Miangas akan dibangun gudang pendingin serta pembuatan es khusus membantu perikanan dan SPBU nelayan atau ketersediaan solar," ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga memberikan bantuan satu unit kapal penangkap ikan dengan kapasitas 15 gross tonnage (GT) untuk komunitas nelayan di Pulau Miangas.

Saat agenda kunjungan kerjanya di SMK Negeri 2 Talaud, saat memperkenalkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada masyarakat Miangas, Presiden Prabowo mengumumkan pemerintah memberikan bantuan kapal 15 GT itu untuk nelayan di Miangas.

"Hari ini kita memberi bantuan, satu kapal, berapa besar kapalnya? 15 gross tonnage. Besar juga untuk (menangkap ikan, red.), luar biasa. Awak kapalnya berapa? lima orang. (Kapal) 15 GT, tetapi juga rencana beliau (Menteri Kelautan, red.), akan bangun, akan kita bangun desa nelayan khusus," ujar Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah tiba di Bandara Miangas pada Sabtu sekitar pukul 10.45 Wita, setelah sebelumnya mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Cebu, Filipina, 6-8 Mei 2026.

Prabowo ke Miangas Usai KTT ASEAN, Janjikan Perbaikan Bandara hingga Internet

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pulau Miangas usai menghadiri rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Kepala negara menyebut letak geografis yang berdekatan membuat Miangas menjadi pulau terdepan Indonesia di wilayah paling utara.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyapa warga yang berkumpul di SMK Negeri 2 Talaud. Ia mengaku bahagia bisa bertemu langsung dengan masyarakat, sekaligus menjadi presiden kedua yang mengunjungi Miangas.

“Terima kasih sudah menerima saya. Saya datang ingin lihat keadaan di pulau Miangas, pulau terluar Republik Indonesia di paling utara. Saya presiden kedua, Pak Jokowi sudah (yang pertama),” kata Prabowo seperti dikutip dari tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (9/5/2026).

Prabowo mengingat kembali kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Miangas yang saat itu meresmikan bandara. Sebagai penerus kepemimpinan, ia berjanji akan melanjutkan pembangunan dan perawatan fasilitas tersebut.

“Saya akan perbaiki atau melihara supaya lebih bagus lagi,” kata dia.

 

Janji Lain Prabowo

Selain bandara, Prabowo juga menjanjikan peningkatan di berbagai sektor bagi masyarakat Miangas, mulai dari pendidikan, kesehatan, kesejahteraan nelayan, hingga koneksi internet.

Ia berharap masyarakat di wilayah terluar Indonesia tetap dapat hidup layak dan sejahtera meski berada jauh dari pusat pemerintahan di Jakarta.

Suasana kunjungan berlangsung hangat. Prabowo tampak berjoget dan bernyanyi bersama warga dalam suasana penuh kegembiraan.

Bahkan, momen tersebut dilakukan langsung di tengah kerumunan masyarakat tanpa pengamanan berlapis yang ketat dari Paspampres.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6