Perintah Prabowo: Pengemudi Ojol Harus Dapat Asuransi dan 92% Keuntungan dari Argo

Presiden Prabowo Subianto meminta potongan aplikator diperkecil menjadi di bawah 10%.

Diterbitkan 01 Mei 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta potongan aplikator diperkecil menjadi di bawah 10%. Dia menjanjikan 92% pendapatan dari argo perjalanan masuk kantong mitra pengemudi ojek online (ojol).

Hal tersebut diungkap Prabowo dalam perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat. Hal tersebut dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 17 tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

"Saya juga telah tandatangan Peraturan Presiden nomor 27 tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online," kata Prabowo dalam May Day 2026, di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Dia menjelaskan, aturan itu akan memungkinkan mitra pengemudi mendapat asuransi seperti jaminan kecelakaan kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, mitra pengemudi ojol juga bisa mendapat asuransi BPJS Kesehatan. "Yang tadi saya bicara harus diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberikan BPJS kesehatan, asuransi kesehatan," ujar dia.

Tak lupa, potongan tarif perjalanan pun diperkecil menjadi di bawah 10%. "Juga tadi pembagian pendapatan dari 80% untuk pengemudi, sekarang menjadi minimal 92% untuk pengemudi," tegas Prabowo Subianto.

Tanya ke Ojol

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta penyedia aplikasi ojek online (ojol) tidak memotong besar tarif yang berlaku. Dia meminta potongan tidak lebih dari 10%.

Diketahui, mitra pengemudi ojol mengaku saat ini dilungut 20% biaya perjalanan oleh aplikator. Maka, para pengemudi meminta batas maksimal 10% potongan biaya aplikator.

Prabowo menyadari hal tersebut. Dia turut menanyakan langsung kepada ribuan buruh di Monumen Nasional.

"Saudara-saudara, ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya setiap hari, ojol aplikator perusahaan minta disetor 20%, gimana ojol? Setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa, 10? Kalian minta 10%?," tanya Prabowo dalam Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).

 

Minta di Bawah 10%

Dia menegaskan tidak setuju jika potongan tarif ojol oleh aplikator sebesar 10%. Dia meminta aplikator memotong lebih rendah dari 10%.

"Saya katakan disini, saya tidak setuju 10%, harus di bawah 10%," tegas Prabowo.

Kepala Negara ini menginginkan keuntungan dari tarif ojol masuk lebih banyak kepada mitra pengemudi. Dia mewanti-wanti seluruh aplikator mengikuti imbauannya. "Enak aja, lu yang keringet dia yang dapet duit. Sorry aje. Kalau gak mau ikut kita gak usah berusaha di Indonesia," tuturnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6