Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memperkuat peran Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sebagai instrumen utama untuk melindungi sekaligus mendorong pelaku usaha ekspor di tengah ketidakpastian global. Skema ini dinilai semakin relevan ketika konflik geopolitik memicu disrupsi rantai pasok dan ketidakstabilan pasar internasional.
Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Tony Prianto, menegaskan bahwa pemerintah hadir dengan pendekatan yang adaptif untuk merespons dinamika global yang cepat berubah.
“Memang intinya kalau dari pemerintah, kita melihat ya just in time aja sih, sebetulnya justru ada Penugasan Khusus Ekspor (PKE) ini, support kepada pelaku usaha ekspor untuk negara-negara non-tradisional, itu kalau sekarang sudah terjadi perang, kemudian geopolitik juga shifting, itu justru memberikan peluang bagi pengusaha saya yakin sih ya,” ujarnya dalam acara Kemenkeu Dukung Sektor Padat Karya Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Gresik, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026).
Advertisement
Ia menjelaskan, PKE tidak hanya berfungsi sebagai pendorong ekspansi, tetapi juga menjadi penopang bagi eksportir yang menghadapi keterbatasan akses pembiayaan maupun risiko masuk ke pasar baru.
Dukungan yang diberikan mencakup penjaminan bagi pelaku usaha yang belum memiliki rekam jejak kuat di pasar tujuan, hingga penyediaan kredit modal kerja bagi eksportir yang belum mendapatkan pembiayaan kompetitif dari perbankan.
“Dan kita di sini PKE justru memberikan tambahan support kalau mau masuk ke peluang tersebut, baik dari sisi penjaminan ketika belum punya goodwill yang cukup di market, atau kredit modal kerja dari financing ketika belum dapat pinjaman yang murah dari bank komersial,” jelasnya.
Tony menilai, skema ini sudah cukup mumpuni untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam menghadapi gangguan perdagangan global, baik bagi eksportir baru maupun yang sudah eksisting.
“Jadi kalau kami melihatnya yaitu disrupsi itu harusnya kita lihat sebagai sebuah hal yang positif bagi kita, bagi eksportir kita dan diharapkan di dunia tetap bisa kita leverage ya situasi ini dengan justru meningkatkan jumlah ekspor ya dan mungkin tumbuhnya baru,” pungkasnya.
Dengan penguatan PKE, pemerintah berharap eksportir nasional tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan memperluas jangkauan pasar di tengah tekanan global yang terus berlanjut
Perkuat Langkah Mitigasi Risiko
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439699/original/091612600_1619412824-WhatsApp_Image_2021-04-26_at_04.11.51.jpeg)
Di sisi lain, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memperkuat langkah mitigasi risiko untuk menjaga kualitas pembiayaan. Direktur Pelaksana Bisnis II Indonesia Eximbank, Sulaeman, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengujian ketahanan portofolio saat terjadi gejolak geopolitik.
“Jadi kalau kami di LPEI begitu ada kejadian seperti geopolitik kita yang pertama kita lakukan itu melakukan stress testing gitu. Stress testing terhadap, karena kita kan namanya lembaga pembiayaan ekspor, semuanya itu ekspor gitu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemetaan dilakukan untuk melihat perusahaan mana saja yang terdampak, baik dari sisi pasar tujuan seperti kawasan Timur Tengah, gangguan rantai pasok, maupun tekanan akibat pelemahan nilai tukar.
Selain itu, menurutnya, pemilihan produk pembiayaan menjadi semakin krusial dalam kondisi saat ini, khususnya pada produk trade finance yang memiliki underlying transaksi yang jelas mulai dari pembiayaan bahan baku hingga penjualan.
“Karena kebetulan tadi yang kita diskusikan adalah produknya trade. Tadi Pak Richard udah sampaikan bahwa untuk produk trade itu, itu betul-betul underlyingnya clear. Mulai dari trade itu untuk bahan baku, terus untuk post financingnya itu adalah penjualan,” jelasnya.
Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan mitigasi risiko dari lembaga pembiayaan, eksportir nasional diharapkan mampu bertahan sekaligus memanfaatkan peluang di tengah dinamika global yang terus berubah.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342869/original/054403100_1757402619-IMG-20250909-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4729966/original/074920500_1706586460-taro-ohtani-5T5zmIqs0AM-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5298774/original/002952500_1753771615-9b18e62c-4294-4429-a2d2-a22deca5fc68.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3609090/original/074413400_1634813435-20211021-Ekspor-Batu-Bara-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557409/original/071050700_1776328079-Prabowo_Bahlil.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393789/original/018389200_1761613015-proyek_gas_abadi_Blok_Masela..jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)