Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, menilai penyerahan dana Rp 11,4 triliun oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada negara menjadi tambahan penting bagi kas pemerintah.
Dana tersebut berasal dari denda administratif, penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI oleh Satgas PKH yang diserahkan pada Jumat (10/4/2026).
"Kita makin kaya itu dapat Rp 11,4 triliun lagi,” ucap Purbaya di Kejaksaan Agung, Jumat (10/4/2026).
Advertisement
Menurut Purbaya, tambahan dana tersebut pada dasarnya merupakan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), meski sebagian kecil bisa saja berasal dari pajak. Rencananya, tambahan penerimaan ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk menutup defisit maupun mendukung kembali program-program yang sebelumnya terdampak efisiensi anggaran.
"Bisa (untuk menambal defisit) atau kita bisa pakai untuk mungkin sebagian besar untuk program pembangunan yang kemarin kepotong mungkin,” kata Purbaya.
Sejumlah sektor berpotensi menerima aliran dana tersebut, mulai dari penguatan institusi penegak hukum hingga sektor pendidikan. Purbaya juga menyebut kemungkinan alokasi untuk program beasiswa seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), meski porsinya tidak besar.
Ia menilai, penerimaan dari penegakan hukum seperti ini masih berpotensi bertambah. Pemerintah, kata dia, masih memiliki sejumlah sumber penerimaan lain yang tengah diproses, termasuk dari penertiban praktik ekonomi ilegal seperti under invoicing.
Meski demikian, Purbaya mengakui belum ada target pasti yang dapat dimasukkan ke dalam APBN terkait penerimaan lanjutan dari Satuan Tugas Penanganan Kawasan Hutan (PKH). Ia menyebut tambahan penerimaan ini bersifat tidak terduga atau “windfall” yang dapat memperkuat daya tahan fiskal pemerintah.
"Tapi on the pipeline saya lihat masih akan ada banyak. Ini baru PKH, nanti ada under invoicing dan lain-lain, itu bisa banyak nanti dapetnya karena kita tegakkan hukum secara benar-benar ya. Jadi anggaran aman,” ujarnya.
Kejagung Serahkan Uang Rp 11,4 Triliun ke Negara, Prabowo: Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3022277/original/009224600_1579066955-kejagung_1.jpg)
Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan uang sebesar Rp11,4 triliun ke negara disaksikan Presiden Prabowo Subianto. Uang tersebut merupakan penyelamatan keuangan dan aset negara serta penagihan denda administratif tahun 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan penyelamatan keuangan dan aset negara bukan kali ini saja. Pada Oktober 2025, uang Rp13,255 triliun, Desember 2025 Rp6,625 triliun diserahkan kepada negara.
Kemudian, Kejagung menyerahkan Rp11,420 triliun pada 10 April 2026. Sehingga, total uang yang diserahkan Kejagung ke negara mencapai Rp31,3 triliun.
"Ini angka yang sangat besar dengan kalau kita punya bayangan dengan uang ini kita bisa memperbaiki 34.000 sekolah-sekolah kita di seluruh Indonesia," kata Prabowo di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4).
Pada tahun 2025, pemerintah sudah memperbaiki 17.000 sekolah. Uang yang dipamerkan itu bisa dua kali memperbaiki sekolah yang tahun lalu belum dilakukan.
"Bisa juga dibayangkan, kalau membantu renovasi rumah untuk rakyat berpenghasilan rendah ini dapat memperbaiki 500.000 rumah lebih, berarti bisa memberi manfaat kepada 2 juta rakyat kita berpenghasilan rendah," jelasnya.
"Bayangkan kalau tidak kita selamatkan, kalau tidak Satgas PKH bekerja dengan baik, uang ini hilang, uang ini tidak bisa dimanfaatkan oleh warga negara oleh rakyat kita," tambahnya.
Advertisement
Satgas PKH Kembalikan Aset Negara
Prabowo menyebut, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah melakukan penguasaan kembali aset negara kawasan hutan yang apabila dinilai nilai tersebut adalah sekitar Rp370 triliun.
"Padahal seluruh APBN kita adalah Rp 3.700 triliun, kurang lebih berarti yang dilakukan oleh Satgas PKH dalam satu setengah tahun ini menyelamatkan hampir 10% dari APBN," ujar dia.
"Kalau kita hitung Rp 370 triliun kita bisa perkirakan semua sekolah seluruh Indonesia kita perbaiki kita bikin modern kita lengkapi dengan digitalisasi dengan layar-layar digital yang cerdas kita perbaiki semua MCK di semua sekolah kita," ia menambahkan.
Tak hanya bisa membangun sekolah, kata Prabowo, pemerintah bisa membangun ribuan jembatan-jembatan di desa-desa.
"Kita bisa bayangkan perubahan nasib rakyat kita dengan penyelamatan uang dan aset yang saudara-saudara telah hasilkan saudara-saudara, untuk itu atas nama pemerintah atas nama negara dan bangsa atas nama seluruh rakyat Indonesia dan atas nama saya pribadi, saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini. Penghargaan saya yang sangat tinggi atas pengorbanan saudara," pungkasnya.
Reporter: Nur Habibie
Sumber: Merdeka.com
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5333221/original/001778100_1756612376-petani_milenial_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523350/original/002152400_1772803865-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898267/original/021588900_1780727716-images.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5037611/original/063736000_1733399301-IMG-20241205-WA0041.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630196/original/049757800_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121321/original/069724500_1660276387-Alva.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)