Prabowo Minta Mensesneg Catat Kepala Daerah yang Ogah Beli Bus dan Truk Listrik Lokal

Presiden Prabowo menyentil para kepala daerah agar memprioritaskan produk dalam negeri. Ia bahkan meminta Mensesneg mencatat Pemprov yang belum memesan.

Diterbitkan 09 April 2026, 16:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta kepala daerah untuk membeli produk dalam negeri, termasuk bus dan truk listrik. Dia mencatat baru ada beberapa pemerintah daerah (pemda) yang membeli produk lokal tersebut.

Hal ini diungkap Prabowo saat meresmikan pabrik produksi bus dan truk listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. Dia mengaku bangga kini Indonesia punya pabrik pembuat truk dan bus listrik sendiri.

"Jadi sekarang sudah ada bus dari listrik, truk dari listrik dan kemampuannya juga cukup besar, membanggakan, saya dapat laporan kemampuan VKTR bisa produksi 10.000 bus dari listrik," kata Prabowo saat meresmikan pabrik di Magelang, Jawa Tengah, mengutip tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (9/4/2026).

Selain itu, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dari produksi tersebut telah mencapai 40%. Besaran TKDN ini akan meningkat hingga 80% dalam waktu yang tidak lama lagi.

Kepala Negara turut mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang sudah memesan, serta Transjakarta yang juga telah menggunakan bus listrik VKTR.

"Ini sesuatu yang sangat membanggakan, jadi sudah ada industri bus, industri truk, dan saya terima kasih Gubernur Jawa Tengah katanya Pemda Jawa Tengah sudah pesan berapa puluh bus sudah, dari DKI juga sudah cukup banyak, Transjakarta," tuturnya.

"Kita harapkan dari Pemprov lain juga akan berpihak dan membeli produk bangsa kita sendiri di seluruh Tanah Air," sambungnya.

 

Minta Mensesneg Catat Pemprov Tak Beli

Dalam sambutannya, Prabowo sempat berkelakar kepada Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Dia meminta anak buahnya itu untuk mencatat para Kepala Daerah yang belum menggunakan produk lokal, termasuk bus dan truk listrik.

Dia lantas meminta juga TNI untuk membeli truk atau bus listrik atas produksi dalam negeri.

"Mensesneg catat itu gubernur-gubernur yang tidak pesan produk dalam negeri, bus dan truk dan sebagainya. TNI juga suruh beli dalam negeri.Jadi ini membanggakan, langsung saya ingat," tuturnya.

 

Ajak Beralih ke Listrik

Presiden Prabowo Subianto mengajak pengalihan penggunaan energi dari bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil ke listrik. Dia bahkan mengungkap istilah baru yang disebut listrikfikasi.

Dia mengajak semua pihak untuk menjalankan gerakan hemat energi. Termasuk dengan beralih ke energi berbasis listrik.

"Kita harus sekarang menuju energi yang bersih, energi terbarukan salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik," kata Prabowo saat meresmikan pabrik kendaraan listrik milik VKTR, di Magelang, Jawa Tengah, mengutip tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (9/4/2026).

 

Kurangi Penggunaan BBM

Pengalihan ke penggunaan energi listrik itu disebutnya sebagai listrikfikasi. Istilah ini juga mengajak untuk mengurangi penggunaan BBM fosil.

"Listrikfikasi, memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil dari karbon," tegas dia.

Dia turut mengapresiasi inisiatif PT VKTR yang memproduksi truk dan bus listrik untuk kepentingan komersial. "Jadi, inisiatif yang dilaksanakan oleh VKTR ini, VKTR industri adalah bersejarah, adalah suatu tonggak yang membanggakan," sebut Kepala Negara.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6