Konektivitas Bank DBS di Asia-Tiongkok Dukung Ekspansi Global Zhongce Rubber Lewat Pembiayaan Lintas Negara

Bank DBS dukung ekspansi global Zhongce Rubber lewat pembiayaan lintas negara senilai miliaran rupiah untuk pembangunan pabrik ban di Indonesia.

Diterbitkan 12 Maret 2026, 14:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bank DBS Ltd (Bank DBS) memperkuat perannya dalam mendukung ekspansi global perusahaan asal Tiongkok dengan memfasilitasi pembiayaan sindikasi bagi Zhongce Rubber Group Co., Ltd., produsen ban terbesar di Tiongkok. Dukungan ini diberikan melalui pembiayaan sindikasi berjangka tiga tahun untuk anak usaha Zhongce Rubber di Indonesia, PT Matahari Tire Indonesia.

Sejalan dengan itu, Bank DBS Indonesia juga menyediakan fasilitas pinjaman bilateral (bridge loan) dalam mata uang dolar AS (USD), yang dilengkapi dengan solusi pembiayaan serta lindung nilai melalui skema cross-currency swap. Fasilitas tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pendanaan perusahaan secara menyeluruh, termasuk pembangunan pabrik dan pemenuhan modal kerja di Indonesia.

Pembiayaan Sindikasi Perkuat Basis Manufaktur Zhongce Rubber di Indonesia

Pembiayaan sindikasi berjangka tiga tahun ini memiliki total nilai sebesar USD 100 juta dan RMB 1,05 miliar, dengan tambahan opsi greenshoe sebesar RMB 395 juta. Pendanaan tersebut ditujukan untuk mendukung pembangunan basis manufaktur luar negeri kedua Zhongce Rubber di Indonesia, sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperdalam ekspansi globalnya.

Dalam transaksi ini, Bank DBS Tiongkok bertindak sebagai Mandated Lead Arranger (MLA). Dengan memanfaatkan hubungan jangka panjang antara DBS Hangzhou dan Zhongce Rubber, Bank DBS mengerahkan jaringan bisnisnya di Tiongkok, Singapura, dan Indonesia guna memastikan proses pembiayaan berjalan efektif dan efisien.

Kolaborasi lintas negara ini memungkinkan eksekusi menyeluruh, mulai dari tahap perancangan, persetujuan, hingga pencairan dana dalam waktu yang relatif cepat. Pendekatan terintegrasi tersebut menegaskan model layanan “One Bank” Bank DBS, sekaligus menunjukkan kapabilitas DBS dalam mendukung perusahaan Tiongkok yang berekspansi ke pasar internasional, khususnya Asia Tenggara.

Solusi Treasury dan Lindung Nilai Perkuat Fleksibilitas Pendanaan

Untuk memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek klien, Bank DBS Indonesia turut mengatur fasilitas pinjaman bilateral jangka pendek. Selain itu, melalui solusi pembiayaan yang dirancang secara khusus, Bank DBS Indonesia membantu Zhongce Rubber dalam pengelolaan treasury onshore.

Solusi tersebut memungkinkan mitigasi risiko nilai tukar serta mengurangi kompleksitas operasional yang muncul akibat transaksi dan konversi multi-mata uang. Dengan demikian, perusahaan memperoleh fleksibilitas pembiayaan yang lebih tinggi sekaligus peningkatan efisiensi biaya secara signifikan.

“Solusi terintegrasi lintas produk dan pasar ini tidak hanya mencerminkan kapabilitas Bank DBS Indonesia dalam pembiayaan dan investasi lintas negara, pengelolaan risiko pasar melalui pemanfaatan instrumen lindung nilai, tetapi juga menegaskan komitmen kami dalam mendukung arus investasi asing ke Indonesia. Dengan fondasi ekonomi yang kuat, posisi strategis di kawasan Asia, serta ekosistem industri yang terus berkembang, Indonesia memiliki potensi besar sebagai tujuan investasi global, khususnya di sektor manufaktur dan rantai nilai otomotif. Ke depan, kami akan terus memperdalam keahlian sektoral kami sebagai mitra tepercaya untuk membantu investor global membangun operasi yang berkelanjutan dan rantai pasok yang tangguh di Indonesia,” ucap Head of Institutional Banking Group, PT Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin.

Konektivitas DBS Asia-Tiongkok Dorong Kerja Sama Ekonomi Regional

Konektivitas DBS di Asia dan Tiongkok menjadi faktor kunci dalam mendukung berbagai transaksi lintas negara, termasuk pembiayaan bagi Zhongce Rubber. Dengan mengombinasikan pemahaman mendalam terhadap pasar keuangan Indonesia dan kekuatan platform produk globalnya, DBS mampu menghadirkan solusi keuangan yang relevan untuk kebutuhan korporasi multinasional yang berekspansi di kawasan Asia.

Rekam jejak konektivitas ini juga tercermin dari sejumlah proyek strategis lain yang melibatkan kolaborasi lintas negara. Salah satunya ketika Bank DBS Indonesia menjadi Lead Arranger pinjaman sindikasi senilai USD 100 juta kepada PT State Grid Power Indonesia untuk mendukung transformasi digital PLN. 

Selain itu, pada proyek Palembang Waste-to-Energy (WTE), Bank DBS Indonesia berperan sebagai penasihat keuangan sekaligus menyediakan pembiayaan USD 70 juta dari total fasilitas sindikasi USD 100 juta. Proyek ini mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dengan mengolah 1.000 ton sampah per hari menjadi 20 MW listrik. Rangkaian proyek tersebut memperlihatkan bagaimana konektivitas Bank DBS di Asia dan Tiongkok tidak hanya mendorong investasi dan ekspansi bisnis, tetapi juga mendukung inisiatif transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk menjadi mitra tepercaya bagi nasabah dalam menavigasi berbagai dinamika dan ketidakpastian pasar. Komitmen ini diwujudkan melalui pemahaman yang mendalam terhadap bisnis nasabah, sehingga kami dapat merancang solusi manajemen risiko yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka, didukung oleh kapabilitas eksekusi yang kuat. Dengan mengombinasikan pemahaman atas pasar keuangan Indonesia dan platform produk global Bank DBS, kami menghadirkan solusi keuangan yang inovatif bagi nasabah. Ke depan, kami akan terus mendukung pertumbuhan nasabah seiring meningkatnya kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan Indonesia,” ucap Managing Director & Country Head, Global Financial Markets PT Bank DBS Indonesia Puneet Punj.

Zhongce Rubber sendiri bergerak di bidang penelitian dan pengembangan, produksi, serta penjualan ban. Produk perusahaan ini telah menjangkau sebagian besar provinsi dan kota di Tiongkok, serta diekspor ke berbagai pasar utama dunia, termasuk Eropa, Amerika, Afrika, Oseania, Asia Tenggara, dan Timur Tengah.

Perusahaan tersebut menempati peringkat pertama dalam “2024 China Top Tire Companies Ranking” yang dirilis oleh China Rubber Industry Association (CRIA). Selain itu, Zhongce Rubber juga diakui sebagai produsen ban terbesar ke-9 di dunia dan yang terbesar di Tiongkok pada 2025 oleh publikasi industri internasional Modern Tire Dealer (Amerika Serikat) dan Tyrepress (Inggris). 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6