Harga Emas Antam Hari Ini 25 Februari 2026 Ambrol Usai Tembus Rp 3 Juta

Simak daftar harga emas Antam hari ini Rabu, 25 Februari 2026.

Diterbitkan 25 Februari 2026, 09:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam anjlok pada perdagangan Rabu (25/2/2026). Harga emas Antam pada hari ini kembali turun dari level RP 3 juta dan nyari mencapai rekor termahal.

Mengutip laman logammulia.com, harga emas antam hari ini turun Rp 45.000 menjadi Rp 3.023.000 per gram. Pada perdagangan Senin kemarin, harga emas Antam ditetapkan Rp 3.068.000 per gram.

Sedangkan untuk harga buyback emas Antam juga ikut turun. Hari ini harga buyback emas Antam merosot Rp 52.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam ditetapkan Rp 2.802.000.

Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.802.000 gram.

Sebagai informasi, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut daftar harga emas Antam Rabu, 25 Februari 2026 untuk pengiriman Surabaya Darmo:

  • ‎- Harga emas 0,5 gram: Rp1.561.500.
  • ‎- ⁠Harga emas 1 gram: Rp3.023.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 2 gram: Rp5.986.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 3 gram: Rp8.954.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 5 gram: Rp14.890.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 10 gram: Rp29.725.000.
  • ‎- Harga emas 25 gram: Rp74.187.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 50 gram: Rp148.295.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 100 gram: Rp296.512.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 250 gram: Rp741.015.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 500 gram: Rp1.481.820.000.
  • ‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp2.963.600.000.

Harga Emas Hari Ini Terjun Bebas, Harga Perak Turun Tipis

Harga emas turun pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta). Harga emas hari ini melemah dari level tertinggi dalam 3 pekan karena aksi ambil untung dan penguatan dolar Amerik Serikat (AS) menekan harga, sementara para pedagang menunggu kejelasan tentang rencana tarif AS dan hasil pembicaraan antara Washington dan Teheran.

Dikutip dari CNBC, Rabu (25/2/2026), harga emas di pasar spot turun 1,4% menjadi USD 5.158,24 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman April ditutup 0,9% lebih rendah pada level USD 5.176,30.

Kurs dolar AS naik 0,1%, membuat emas batangan yang dinilai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

“Harga emas (sebelumnya) kembali cenderung naik, jadi saya menduga ini hanyalah koreksi sementara,” kata Analis Senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

Dia menambahkan bahwa dolar yang lebih tinggi juga berdampak negatif pada harga emas.

Harga emas mencapai level tertinggi dalam tiga minggu terakhir di awal sesi perdagangan, setelah Presiden AS Donald Trump berjanji untuk menaikkan bea masuk menjadi 15% menyusul putusan Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa penggunaan undang-undang darurat untuk memberlakukan tarif melampaui wewenangnya.

Namun, pada hari Selasa, AS memberlakukan tarif 10% untuk semua barang yang tidak dikecualikan, seperti yang pertama kali diumumkan oleh Trump pada hari Jumat.

Sementara itu, Iran dan AS akan mengadakan putaran ketiga pembicaraan nuklir pada hari Kamis di Jenewa, di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang risiko konflik militer antara kedua negara yang telah lama bermusuhan ini.

“Permintaan akan aset aman masih kuat, dengan ketegangan Iran-AS dan ketidakpastian tarif yang membatasi penjualan emas, sehingga fundamental tetap mendukung. Namun, ketika harga mendekati rekor tertinggi, harga akan menghadapi resistensi yang kuat, dan mendorong ke level tertinggi baru kemungkinan akan membutuhkan katalis geopolitik baru,” kata Wyckoff.

Harga Perak dan Logam Lain

Emas, aset yang secara tradisional dianggap sebagai aset aman, cenderung diuntungkan di saat-saat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

Secara terpisah, Presiden Federal Reserve Atlanta yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, Raphael Bostic, mengatakan kepada Reuters bahwa AS mungkin memasuki fase pengangguran struktural yang lebih tinggi karena perusahaan mengadopsi AI untuk mengurangi tenaga kerja, sebuah perubahan yang mungkin tidak dapat diatasi oleh Fed dengan suku bunga yang lebih rendah.

Sementara itu, harga perak spot turun tipis 1,2% menjadi USD 87,21 per ons, setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua minggu pada hari Senin.

Sedangakan harga platinum spot naik 1% menjadi USD 2.175,95 per ons dan harga paladium naik 2,3% menjadi USD 1.785,35. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6