AHY Minta Anak Muda Matangkan Keahlian Sambut Perkembangan Pesat Industri Indonesia

Menko AHY meminta penguatan kemampuan anak muda di tengah perkembangan industri yang makin maju.

Diterbitkan 17 Februari 2026, 12:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Batam - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melihat perkembangan pesat industri Tanah Air. Maka, kecakapan dari pekerja-nya dinilai perlu ditingkatkan, salah satunya anak muda.

Hal tersebut diungkap AHY saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Nagoya, Kota Batam, Kepulauan Riau. Perkembangan industri Batam menjadi yang cukup pesat di Indonesia.

"Yang paling penting lagi adalah dengan industri yang semakin maju, digunakan pula teknologi terkini, tapi juga menyerap pekerjaan, menyerap tenaga kerja kita," ungkap AHY, didampingi Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Batam, Kepri, ditulis Selasa (17/2/2026).

Melihat peluang tersebut, dia meminta penguatan kemampuan dari anak muda dan masyarakat usia produktif. Dengan demikian, para calon pekerja bisa diserap sesuai kebutuhan industri dengan perkembangan teknologinya.

"Banyak masyarakat yang usianya muda dan produktif yang sekali lagi perlu kita siapkan skill-nya," tegasnya.

Ketua Umum Partai Demokrat ini menyebutkan, keunggulan Batam termasuk adanya kawasan perdagangan bebas atau free trade zone (FTZ). Hal ini memiliki peran penting dalam menghadirkan investasi.

"Pertumbuhan ekonomi yang sudah baik harus terus kita kawal dan kita tingkatkan. Tetapi ingat, pada akhirnya tidak ada pertumbuhan ekonomi yang lebih penting selain pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Artinya, semua harus merasakan kesejahteraan," tuturnya.

 

Batam Jadi Gerbang Ekonomi Dunia

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap keinginan Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya menjadikan Batam sebagai gerbang ekonomi dunia.

AHY menyebut, hal tersebut menjadi perhatian pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo. Batam digadang tak hanya unggul di Asia Tenggara, tapi juga mampu unjuk gigi di kancah dunia.

"Saat ini dibawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto kita ingin membangun ekonomi Batam sendiri terus menjadi salah satu laboratorium, di mana menjadi gerbang atau pintu ekonomi di tingkat kawasan Asia Tenggara tapi juga dunia," ungkap AHY dalam malam perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Batam, Kepulauan Riau, ditulis Selasa (17/2/2026).

Perkuat Industri

"Mudah-mudahan sesuai dengan semangat awal berdirinya Batam ini benar-benar bisa kita kawal terus, sehingga sektor ekonominya, bisnisnya, pariwisatanya terus maju dan berkembang," sambungnya.

Salah satu poin spesial Batam, kata AHY, adalah kawasan perdagangan bebas atau free trade zone (FTZ). Kebijakan ini dinilai mampu mendatangkan investasi dan kekuatan ekonomi yang berdampak positif terhadap nasional.

"Memang industrinya harus terus kita perkuat. Hilirisasi juga menjadi bagian penting, tidak mungkin kita hanya mengekspor sumber daya alam kita, kita harus punya nilai tambah," ungkap AHY, didampingi Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara.

 

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6