1.000 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi, Pemerintah Pacu Target 30 Ribu

Sebanyak 1.000 Koperasi Merah Putih telah menyelesaikan pembangunan gerai dan gudang. Pemerintah menargetkan 30 ribu koperasi siap Maret.

Diterbitkan 10 Februari 2026, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mencatat sebanyak 1.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah menyelesaikan pembangunan gerai dan gudang dan siap beroperasi. Program prioritas ini ditargetkan menjangkau puluhan ribu desa dan kelurahan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 1.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah menuntaskan pembangunan fisik dan siap memasuki tahap operasional.

"Hingga saat ini sudah 1.000 KDKMP memiliki gerai, gudang, dan siap beroperasi," kata Farida saat meresmikan gerai dan gudang Koperasi Kelurahan Merah Putih Kepala Tujuh di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, dikutip dari Antara, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, secara nasional terdapat sekitar 29.000 KDKMP yang masih berada dalam tahap pembangunan fisik. Sementara itu, 1.000 koperasi yang telah rampung menjadi bagian awal dari percepatan program pemerintah.

"Kami menargetkan pada Maret tahun ini minimal 30.000 KDKMP sudah 100 persen menyelesaikan bangunan fisik, gudang dan disiapkan operasionalnya," ujarnya.

Farida menegaskan, pembangunan gerai dan gudang merupakan fondasi awal agar koperasi dapat berfungsi sebagai pusat distribusi kebutuhan masyarakat desa dan kelurahan.

 

Operasional Koperasi Merah Putih Jadi Fokus Selanjutnya

Meski pembangunan fisik terus dikebut, Farida menekankan bahwa operasionalisasi koperasi menjadi tantangan berikutnya. Saat ini, sebagian besar Koperasi Merah Putih baru terbentuk kepengurusannya dan belum sepenuhnya berjalan secara operasional.

"Saat ini, Kementerian Koperasi bersama PT Agro Industri Nasional (Agrinas) sedang menyusun proses operasionalisasi Koperasi Merah Putih ini untuk mendistribusikan berbagai kebutuhan pokok masyarakat di desa dan kelurahan," katanya.

Menurut Farida, Koperasi Merah Putih merupakan program strategis yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

"Jadi, kalau dibangun dan dioperasikan KMP ini tetapi belum menyejahterakan masyarakat, berarti tugas kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," tegasnya.

 

Dorong Aktivitas Ekonomi Lokal

Pemerintah berharap keberadaan Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi pusat distribusi barang kebutuhan pokok, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi lokal, memperpendek rantai pasok, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Dengan target puluhan ribu koperasi siap beroperasi, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi desa dalam waktu dekat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6