Top 3: Harga Emas Bakal Tembus Level Tak Terduga

Artikel mengenai prediksi harga emas ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca.

Diterbitkan 27 Januari 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Goldman Sachs menaikkan target harga emas tahun 2026 menjadi USD 5.400 per ons, seiring meningkatnya minat sektor swasta untuk berinvestasi pada aset lindung nilai tersebut.

Kenaikan target ini mencerminkan perubahan strategi investor yang semakin agresif melakukan diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian kebijakan global.

Kenaikan target tersebut terbilang signifikan, mengingat hanya beberapa pekan sebelumnya Goldman Sachs baru saja menetapkan target harga emas akhir tahun sebesar USD 4.900 per ons. Revisi ini menunjukkan adanya perubahan pandangan fundamental terhadap prospek emas dalam jangka menengah.  

Artikel mengenai prediksi harga emas ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Selasa (27/1/2026):

1. Siap-Siap, Harga Emas Diprediksi Tembus Level Tak Terduga

Goldman Sachs menaikkan target harga emas tahun 2026 menjadi USD 5.400 per ons, seiring meningkatnya minat sektor swasta untuk berinvestasi pada aset lindung nilai tersebut.

Kenaikan target ini mencerminkan perubahan strategi investor yang semakin agresif melakukan diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian kebijakan global.

Mengutip Kitco.com, Senin (26/1/2026), kenaikan target tersebut terbilang signifikan, mengingat hanya beberapa pekan sebelumnya Goldman Sachs baru saja menetapkan target harga emas akhir tahun sebesar USD 4.900 per ons.

Revisi ini menunjukkan adanya perubahan pandangan fundamental terhadap prospek emas dalam jangka menengah. Analis Goldman Sachs yang dipimpin Daan Struyven dan Lina Thomas menyebut, investor swasta kini meniru langkah bank sentral yang lebih dulu mengalihkan sebagian cadangan dan asetnya ke emas. Emas dipandang sebagai aset aman untuk melindungi nilai kekayaan dari risiko kebijakan fiskal dan moneter global.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 Januari 2026: Logam Mulia UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan

Harga emas dari dua produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak stabil pada perdagangan Senin, (26/1/2026). Hal ini terjadi di tengah harga emas berjangka sentuh posisi USD 5.000.

Berdasarkan data tradingeconomic.com, harga emas dunia menyentuh posisi USD 5.031 per ounce, naik 0,87% dari posisi sebelumnya.

Sementara itu, harga emas Galeri24 stagnan di posisi Rp 2.925.000 per gram. Harga emas UBS stabil di posisi USD 2.974.000 per gram. Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Harga Logam Mulia Antam: Emas dan Perak Melonjak Hari Ini, Tembus Level Baru

Pasar logam mulia di Indonesia kembali menunjukkan dinamika signifikan pada awal pekan ini. Harga emas dan perak Antam kompak mengalami kenaikan yang cukup mencolok pada Senin, 26 Januari 2026, memberikan sinyal positif bagi para investor dan pegiat pasar komoditas. Kenaikan ini terjadi setelah pembaruan harga yang dirilis oleh Logam Mulia, situs resmi PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Data terbaru dari situs Logam Mulia menunjukkan bahwa emas batangan 1 gram kini dibanderol mencapai Rp2.917.000, melanjutkan tren penguatan yang terjadi di pasar. Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga turut terkerek naik, mencapai Rp2.750.000 per gram.

Sementara itu, harga perak Antam juga tidak ketinggalan, ikut melesat naik pada hari yang sama. Harga perak satuan 1 gram tercatat mencapai Rp65.600, menunjukkan peningkatan yang signifikan dan menarik minat pelaku pasar terhadap komoditas perak.  

Baca artikel selengkapnya di sini

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6