Top 3: Harga Emas Terbang Tinggi

Artikel mengenai harga emas ini menjadi salah satu artikel yang terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com.

Diterbitkan 04 Januari 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Emas memulai sesi perdagangan perdana di 2026 dengan melanjutkan kenaikan besar yang diraih pada tahun 2025. Harga emas dunia melonjak karena ketegangan geopolitik dan ekspektasi penurunan suku bunga AS membuat permintaan emas tetap tinggi.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (3/1/1/2026), harga emas di pasar spot stabil di USD 4.313,29 per ons, setelah sempat naik hingga USD 4.402,06 di awal sesi perdagangan. Sedangkan harga emas batangan mencapai rekor tertinggi yaitu di level USD 4.549,71 per ons pada 26 Desember, dan mencatat kenaikan 64% pada tahun 2025.

Kontrak harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup turun 0,3% ke level USD 4.329,6 per ons.

Artikel mengenai harga emas ini menjadi salah satu artikel yang terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu (4/12/2026):

1. Harga Emas Terbang Tinggi Hari Ini 3 Januari 2026, Harga Perak Cetak Rekor Termahal

Emas memulai sesi perdagangan perdana di 2026 dengan melanjutkan kenaikan besar yang diraih pada tahun 2025. Harga emas dunia melonjak karena ketegangan geopolitik dan ekspektasi penurunan suku bunga AS membuat permintaan emas tetap tinggi.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (3/1/1/2026), harga emas di pasar spot stabil di USD 4.313,29 per ons, setelah sempat naik hingga USD 4.402,06 di awal sesi perdagangan. Sedangkan harga emas batangan mencapai rekor tertinggi yaitu di level USD 4.549,71 per ons pada 26 Desember, dan mencatat kenaikan 64% pada tahun 2025.

Kontrak harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup turun 0,3% ke level USD 4.329,6 per ons.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 3 Januari 2026: Intip Update Terbarunya

Investasi emas batangan 24 karat terus menjadi pilihan menarik bagi banyak kalangan, terutama di tengah dinamika ekonomi global. Memasuki hari Sabtu, 3 Januari 2026, para investor dan calon pembeli emas disuguhkan dengan berbagai informasi harga dari sejumlah platform terkemuka di Indonesia. Pembaruan harga ini menjadi krusial untuk membuat keputusan investasi yang tepat dan strategis.

Berbagai penyedia emas batangan seperti PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Pegadaian, IndoGold, dan Galeri 24 telah merilis daftar harga terbarunya. Pergerakan harga emas seringkali dipengaruhi oleh fluktuasi pasar internasional dan nilai tukar rupiah, sehingga pemantauan rutin sangat dianjurkan. Informasi terkini menunjukkan adanya variasi harga dan tren yang berbeda di antara para penyedia.

Artikel ini akan mengulas secara komprehensif Harga Emas Batangan 24 Karat hari ini, 3 Januari 2026, dari sumber-sumber resmi tersebut. Dengan memahami rincian harga beli dan jual, serta perbandingan dengan hari sebelumnya, pembaca diharapkan dapat memperoleh gambaran yang jelas untuk mengoptimalkan strategi investasi emas mereka.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Harta Miliarder Elon Musk Tembus Rp 11.000 Triliun, Lebih Kaya dari Belgia!

Elon Musk kembali menegaskan dominasinya sebagai orang terkaya di dunia. CEO Tesla dan SpaceX itu menutup tahun 2025 dengan kekayaan bersih yang diperkirakan mencapai USD 726,3 miliar atau kurang lebih Rp 11.000 triliun.

Harta yang dimiliki oleh Elon Musk ini bukan hanya unggul jauh dari para miliarder lainnya, tetapi juga melampaui ukuran ekonomi sejumlah negara dan perusahaan global.

Dikutip dari forbes, Sabtu (3/1/2026), pada perdagangan terakhir 2025, kekayaan Musk tercatat turun sekitar USD 3,3 miliar seiring pelemahan saham Tesla sebesar 1% ke level USD 449,72. Meski demikian, saham Tesla masih membukukan kenaikan sekitar 18% sepanjang 2025 dan sempat diperdagangkan mendekati angka USD 500.

Ini menandai tahun yang sangat kuat bagi perusahaan kendaraan listrik tersebut.

Elon Musk telah menduduki posisi orang terkaya di dunia sejak Mei 2024, setelah menggeser Bernard Arnault dari LVMH. Hingga akhir 2025, jarak kekayaannya dengan para pesaing terdekatnya semakin melebar.

Baca artikel selengkapnya di sini

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6