Okupansi Hotel InJourney Bakal Tembus 78% Saat Libur Nataru

InJourney Hospitality menyatakan cluster Bali masih memimpin seiring Bali masih menjadi tujuan liburan.

Diterbitkan 18 November 2025, 20:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality memprediksi kenaikan jumlah keterisian di hotel-hotel kelolaannya. Jumlah tertinggi diperkirakan tercapai di wilayah Bali.

Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat menuturkan secara agregat akan ada kenaikan tiga persen dari tingkat okupansi hotel tahun lalu saat periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mendatang.

"Memang yang paling memimpin itu adalah cluster Bali. Karena Bali memang luar biasa ya untuk destinasi liburan Bali gitu, langsung itu di 78 persen angkanya," ungkap Christine, di Sarinah, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Ada dua hotel yang jadi andalan, yakni The Meru san Bali Beach Hotel yang okupansinya diprediksi mencapai 78 persen. Sementara itu, beberapa hotel bintang empat dan bintang tiga kelolaan InJourney Hospitality diprediksi mencapai 72 persen.

"Jadi peningkatan utopensinya kira-kira di angka 3 persen dan masih di cluster Bali nomor satu. Lalu nomor dua, cluster Jawa," kata dia.

"Jawa juga kita ada kurang lebih 17 hotel all over Jawa. Lalu cluster Sumatera, lalu Kalimantan, dan baru Sulawesi," Christine menambahkan.

Bandara Padat

Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan 37 bandara dalam melayani masyarakat pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Terutama dalam melayani sekitar 9 juta lebih penumpang pesawat di sepanjang Nataru ini.

Perseroan mencatat prediksi arus pergerakan penumpang selama periode Libur Nataru 2025-2026 sebesar 9.035.958 penumpang, atau tumbuh 3,8%.

Adapun persiapan di 37 bandara InJourney Airports mencakup operasional terpadu, kesiapan fasilitas, pengerahan personel, hingga dukungan sistem teknologi informasi.

 

Siapkan Posko

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi mengatakan, seluruh bandara akan didukung Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026.

"Kami tengah melakukan persiapan untuk mengoperasikan posko terpadu di kantor pusat InJourney Airports, serta di 6 kantor regional dan 37 bandara selama 18 hari yang direncanakan mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026," jelasnya, Selasa (18/11/2025).

InJourney Airports pun bakal bersiaga memastikan kelancaran operasional bandara saat puncak arus keberangkatan penumpang pesawat udara yang diperkirakan pada 20-21 Desember 2025. Sedangkan arus balik Libur Nataru diperkirakan terjadi pada 3-4 Januari 2026.

 

Pantau Keamanan Bandara

Posko terpadu bandara menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari InJourney Airports sebagai operator bandara, Kantor Otoritas Bandara, maskapai penerbangan, operator ground handling, TNI, Polri, BMKG, AirNav Indonesia, hingga Kementerian Kesehatan.

"Seluruh prosedur dan protokol terus dijalankan untuk memastikan kesiapan fasilitas operasi dan pelayanan bandara, baik di sisi udara (air side) seperti runway, taxiway, apron maupun di sisi darat (land side) seperti terminal penumpang pesawat dan terminal kargo," imbuh Pahlevi.

Terkait personel, InJourney Airports menyiagakan sekitar total 16.000 personel di seluruh bandara untuk mendukung keselamatan, keamanan dan pelayanan.

"Aspek keamanan didukung TNI dan Polri, selain Aviation Security. Sementara untuk pelayanan terdapat personel customer service, digital service hingga golfcar assistant di sejumlah bandara. Personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dipastikan selalu siaga," terangnya.

 

 

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6