2 Kementerian Turun Tangan Kebut Pembangunan Gudang hingga Gerai Kopdes Merah Putih

Menkop dan Menteri PU Harmonisasi Percepatan Bangun Kopdes Merah Putih

Diterbitkan 08 November 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mempercepat proses pembangunan fisik gudang, gerai, dan sarana kelengkapan lain dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di seluruh Indonesia.

"Hal itu menindaklanjuti dari Inpres 17/2025, dimana masing-masing kementerian mendapatkan tanggungjawab untuk percepatan pembangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujar Menkop dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/11/2025).

Adapun dalam Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian PU melakukan penetapan standar bangunan. "Kemenkop tidak memiliki kapasitas untuk itu, maka kita melibatkan Kementerian PU," imbuh Menkop.

Saat ini, proses pembangunan fisik tersebut sedang dalam pelaksanaan yang dijalankan PT Agrinas. "Dalam melaksanakan supervisi pembangunan tersebut, kita dibantu Kementerian PU," kata Menkop.

Menurut data Kemenko Pangan, ada 11 ribu titik yang telah terinventarisir. "Dari data itu, kita lakukan verifikasi faktual, kesesuaian lahan, kemudian status, dan lain sebagainya," jelas Menkop.

Sehingga, setelah verifikasi faktual dilakukan, maka proses pembangunan gudang dan gerai Kopdes Merah Putih bisa berjalan. "Insya Allah, pada Maret 2026 pembangunan fisik Kopdes Merah Putih bisa diselesaikan di seluruh Indonesia," sebutnya.

 

7.923 Bangunan Sedang Konstruksi

Dari data sementara, sebanyak 7.923 unit bangunan sedang dalam tahap konstruksi. Menurut Menkop, angka ini termasuk pembangunan yang ditangani PT Agrinas, dengan sebagian sudah menerima pembayaran uang muka.

"Yang sedang dibangun itu dari pihak Agrinas, terkonfirmasi dari yang sudah dibayarkan sebagian DP dan lain sebagainya," kata Menkop.

Hingga Maret 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 80 ribu gerai dan gudang koperasi dapat diselesaikan secara keseluruhan. Pada November ini, pemerintah berharap jumlah tanah yang siap dibangun mencapai 40 ribu lokasi.

"Dari 40 ribu tanah itu, kita targetkan 20 ribu sedang dibangun di November. Kemudian Desember kita percepat antara 40 ribu sampai 50 ribu," ucap Menkop optimistis.

 

Mulai Bangun Januari 2026

Menkop menjelaskan, seluruh lahan yang sudah diverifikasi akan mulai dibangun pada Januari 2026. Dengan begitu, diharapkan pada Maret 2026 seluruh infrastruktur koperasi seperti gudang, gerai, dan sarana pendukung telah rampung.

"Salah satu aspek penting dalam pembangunan ini adalah supervisi teknis dari Kementerian PU. Kami tidak memiliki kapasitas teknis dalam pembangunan fisik, sehingga pelibatan PU menjadi mutlak," terang Menkop.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan bahwa pihaknya hanya akan menyiapkan desain prototype, sedangkan PT Agrinas yang akan mengerjakan pembangunan fisiknya.

Namun, ia mengakui tidak semua tempat mempunyai bahan-bahan yang bisa masuk ke dalam kategori tahan gempa. "Maka, nantinya, dalam pembangunan tersebut akan ada kearifan lokal. Kita akan intens berkoordinasi lewat Balai Cipta Karya dan Balai Bina Konstruksi yang ada di daerah-daerah," kata Dody.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6