Pengurus Kopdes Bakal Magang 10 Hari di 6 Koperasi Percontohan

Program magang bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang fokus di sektor pertanian, jasa serba usaha, usaha perikanan, dan peternakan.

Diterbitkan 08 November 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Koperasi (Kemenkop) membentuk program magang bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang fokus di sektor pertanian, jasa serba usaha, usaha perikanan, dan peternakan.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan, jajaran pengurus dari sekitar 500 Kopdes Merah Putih akan dimagangkan di 6 koperasi percontohan.

"Ini salah bentuk upaya kita untuk melakukan pendampingan secara serius. Tujuannya, ketika nanti bangunannya sudah ada, mereka sudah siap untuk melakukan bisnis," jelas Wamenkop dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/11/2025).

Keenam titik magang itu adalah Koperasi Konsumen Pondok Pesantren At-Ittifaq (Bandung), dimana ada 114 Kopdes Merah Putih yang dimagangkan di koperasi pertanian tersebut. "Menariknya, Kopontren At-Ittifaq ini juga punya dapur MBG dan suplier di lima SPPG," kata Wamenkop.

Koperasi tempat magang lainnya yakni Koperasi Konsumen dan Pembiayaan Syariah Ponpes Sunan Drajat (Lamongan, Jatim) dengan bentuk usaha jasa, dimana ada 80 Kopdes Merah Putih.

Ada juga KUD Mino Saroyo di Cilacap, Jateng, yang bergerak di sektor perikanan. Kemudian, Koperasi Produsen Marindo Citra Bahari di Maros, Sulsel, yang menjadi tempat magang bagi 80 peserta Kopdes Merah Putih.

 

Koperasi Lain

Lalu, ada Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung (Malang, Jatim), sebuah koperasi eksisting yang menyuplai susu ke MBG yang ada di sekitarnya.

"Ini koperasi peternakan dari mulai pembenihan hewan sapi, dikembangkan juga disitu. Lalu, susunya diproduksi, bahkan sudah punya beberapa toko ritel untuk memasarkan produk olahan susunya," imbuh Wamenkop.

Berikutnya, Koperasi Ponpes Husnul Khotimah di Kuninga, Jawa Barat, dengan unit usaha jasa serba usaha yang diikuti 80 Kopdes Merah Putih sebagai peserta magang.

"Kita akan magangkan 8-10 hari di koperasi-koperasi tersebut, dengan praktek langsung disitu, sehingga pulang dari situ sudah punya gambaran lebih detail terkait Kopdes Merah Putih," sambung Wamenkop.

 

Lanjut di 2026

Ke depan, program magang tersebut akan diduplikasi lebih cepat di tahun 2026. "Agar masing-masing Kopdes Merah Putih ini punya core business yang jelas, sekaligus kita membangun ekosistem dari masing-masing koperasi," ucap Wamenkop.

Meskipun begitu, Kemenkop tidak akan melepaskan Kopdes Merah Putih tersebut berjalan dengan sendirinya dan usahanya masing-masing.

Sehingga, kata Wamenkop, akan tergambar dengan jelas titik-titik perikanan ada dimana, peternakan, holtikultura, dan sebagainya. "Akan tergambar pula dimana pusat titik ritel. Sehingga, para koperasi ini tahu apa yang mereka kerjakan, karena ini program simultan yang harus berdampak di masa depan," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6