Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham Tesla telah memberikan persetujuan terhadap gaji ambisius yang dirancang untuk Elon Musk, yang dapat menjadikannya triliuner pertama di dunia.
Dalam rapat umum pemegang saham tahunan yang digelar pada Kamis lalu, lebih dari 75% saham Tesla menyetujui paket gaji tersebut. Keputusan ini mengguncang industri, mengingat potensi nilai paket yang dapat mencapai USD 1 triliun atau atau Rp 16.688 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.688)
Paket Gaji Tergantung pada Kinerja Tesla
Advertisement
Paket gaji tersebut tidak berupa gaji tunai, melainkan hibah saham yang akan diberikan kepada Musk selama 10 tahun ke depan. Total saham yang dapat diberikan kepada Musk mencapai 423,7 juta lembar, yang akan bernilai sekitar USD 1 triliun jika Tesla berhasil mencapai kapitalisasi pasar sebesar USD 8,5 triliun. Untuk memenuhi syarat menerima saham ini, Tesla harus memenuhi serangkaian target operasional dan finansial yang ketat.
"Ini adalah pencapaian luar biasa, dan saya sangat menghargainya," kata Musk setelah hasil pemungutan suara diumumkan.
Meskipun tidak menerima gaji langsung, Musk akan mendapatkan saham dalam blok yang sama besar, yang jika tercapai, bisa membuatnya mengantongi sekitar USD 275 juta atau Rp 4,58 triliun setiap hari. Angka ini lebih besar dari paket gaji eksekutif manapun yang pernah ada dalam sejarah.
Ambisi Tesla dan Tantangan yang Dihadapi
Namun, untuk mencapai target kapitalisasi pasar USD 8,5 triliun, saham Tesla harus melonjak 466% dari harga saat ini. Ini tentu bukan tugas mudah, mengingat Tesla baru-baru ini mengalami penurunan dalam penjualan dan laba, serta potensi kerugian miliaran dolar akibat berkurangnya dukungan pemerintah AS untuk kendaraan listrik.
Musk sendiri, yang saat ini diperkirakan memiliki kekayaan USD 473 miliar atau Rp 7.893 triliun, juga menyinggung tentang tantangan tersebut dalam pidatonya kepada pemegang saham.
Â
Â
Tesla Dapat Kembali Bangkit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4038066/original/026572200_1653958351-WhatsApp_Image_2022-05-31_at_7.49.56_AM.jpeg)
Namun, ia optimistis Tesla dapat bangkit dengan fokus baru pada teknologi kendaraan otonom dan robotika. Musk berbicara panjang lebar mengenai visi masa depan Tesla yang melibatkan robot humanoid, yang menurutnya akan jauh lebih besar dari bisnis kendaraan listrik.
Masa Depan Robot Tesla Lebih Besar dari Mobil?
Musk mengungkapkan robot humanoid Tesla, yang saat ini masih dalam tahap pengembangan, berpotensi menjadi produk terbesar yang pernah ada. Ia bahkan membayangkan robot tersebut bisa menggantikan pekerjaan dokter bedah, mengatasi kemiskinan global, dan membentuk kembali perekonomian dunia. "Setiap orang di bumi pasti ingin memiliki R2-D2 atau C-3PO mereka sendiri," ujar Musk, merujuk pada robot ikonik dalam film Star Wars.
Namun, meskipun konsep robot Tesla terdengar menjanjikan, produk tersebut masih jauh dari siap untuk dipasarkan. Artinya, meskipun paket gaji Musk telah disetujui, pencapaiannya tergantung pada keberhasilan Tesla dalam mengatasi tantangan saat ini dan merealisasikan visi futuristiknya.
Â
Advertisement
Kendali Lebih Besar untuk Elon Musk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3508685/original/042626700_1626139542-20210713-Elon-Musk-SolarCity-1.jpg)
Musk menekankan, tujuan utama dari paket gaji tersebut adalah untuk memberinya kontrol lebih besar atas Tesla, bukan untuk memperkaya dirinya lebih jauh.
Dalam sebuah panggilan telepon dengan investor bulan lalu, ia menyatakan, "Saya tidak akan menghabiskan uangnya. Perlu ada kendali suara yang cukup untuk memberi saya pengaruh yang kuat tetapi tidak terlalu besar sehingga saya tidak bisa dipecat jika saya bertindak gila."
Dengan persetujuan paket gaji ini, masa depan Tesla dan Elon Musk semakin tergantung pada kemampuan perusahaan untuk mengatasi berbagai tantangan dan memenuhi janji besar yang telah ia buat untuk dunia. Kini, perhatian seluruh industri akan tertuju pada apakah Tesla mampu mencapai target-target ambisius tersebut dalam dekade mendatang.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3904827/original/097067000_1768997108-foto_hani.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4062520/original/075122200_1656033427-AP22164852249222.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998518/original/060608900_1779768813-AP26142827392886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066207/original/065685300_1735200702-063_2188387322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258063/original/008123000_1781311407-AP26163504680035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282581/original/072799000_1672910732-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258474/original/070070600_1781346469-AP26163500989479.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258024/original/051490000_1781284234-SpaceX_melantai_di_bursa_Nasdaq.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8258202/original/009305900_1781326693-wow-kekayaan-elon-musk-tembus-lebih-dari-17-ribu-triliun-rupiah-04e2d1.jpg)