Liputan6.com, Jakarta - Komisi IX DPR menerima penjelasan terhadap usulan tambahan anggaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) tahun anggaran 2026 sebesar Rp 2,60 triliun.
"Saya kira ini berbeda dengan program terkait makan bergizi gratis, tapi di sini ada usulan tambahan BPOM RI untuk tahun anggaran 2026 ini terbagi jadi dua, ada yang Rp 838 miliar dan Rp 1,76 triliun. Memang dari paparan yang disampaikan BPOM, saya kira ini besar sekali usulan tambahannya, kalau terlalu besar tidak fokus dan di Badan Anggaran jadi repot kita minta tambahannya, usul saya lebih baik di stretchy usulan tambahan anggaran ini," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, dalam RDP dengan BPOM, di Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Sebelumnya, Kepala Badan POM, Taruna Ikrar, mengungkapkan lembaganya membutuhkan minimal Rp 2,60 triliun untuk menjalankan fungsi pengawasan obat dan makanan secara menyeluruh di Indonesia.
Advertisement
"Saya kira total anggaran kami bisa menjadi prioritas Presiden tambah dengan intervensi dan sebagainya kalau mau aman, kami membutuhkan anggaran at least Rp 2,60 triliun," kata Taruna Ikrar.
Â
Â
Rincian Usulan Tambahan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5169925/original/048844800_1742555852-b1815524-87c8-4e58-8c23-c7bc75faa5de.jpg)
Adapun rincian dari usulan tambahan anggaran tersebut di antaranya, pertama untuk intervensi utama pada program prioritas Presiden sebesar Rp 838 miliar. Kedua, untuk pelaksanaan tugas dan fungsi Badan POM sebesar Rp 1,76 triliun.
"Berdasarkan itulah kami mengusulkan tambahan anggaran sebagai berikut. Satu, untuk intervensi utama pada program prioritas presiden, intervensi utama terhadap dukungan prioritas tahun 2026 ini, kebutuhan kami yaitu Rp 838 miliar. Jadi selisihnya Rp 838 miliar," ujarnya.
Pengaruh pada Rincian Output Program Pengawasan BPOM
Taruna menyampaikan, kegiatan vital seperti pemeriksaan sampel obat, makanan, kosmetik, serta sarana produksi dan distribusi, terancam hanya bisa dijalankan sekitar 13 persen dari target semula. Kondisi ini disebutnya sangat mengkhawatirkan karena menyangkut langsung aspek kesehatan publik.
Â
Advertisement
Target Pengawasan 2026 Terpangkas
Penurunan tajam anggaran membuat target pengawasan Badan POM pada 2026 terpangkas drastis. Misalnya, target pemeriksaan sampel makanan dari 18.114 hanya bisa terealisasi 2.399, sementara pemeriksaan obat tradisional dan kosmetik dari 40.000 sampel hanya mampu dilakukan pada 5.000 sampel. Angka ini menunjukkan penurunan hingga 87 persen.
"Ini kami akan mengalami kesusahan luar biasa," imbuhnya.
Anggaran Rp 371 miliar BPOM Dukung Program MBG
Di sisi lain, Taruna menyampaikan, dari total pagu anggaran tahun 2026 sebesar Rp 2,24 triliun, sebagian besar dialokasikan untuk mendukung implementasi program tersebut sebesar Rp 371 miliar pada 2026.
"Secara skematik pagu anggaran Badan POM 2026 itu besarnya adalah Rp 2,24 triliun. Itu terbagi dua, yaitu belanja operasional yang tidak bisa kita otak-atik lagi. Nah, namun selebihnya yaitu Rp 371 miliar atau 77 persennya itu dikunci untuk yang berhubungan dengan program makan bergizi gratis," kata Tarunan Ikrar dalam RDP dengan Komisi IX DPR, Rabu (3/9/2025).
Anggaran ini pun disetujui oleh Komisi IX DPR, dimana Komisi IX DPR meminta BPOM pada pagu anggaran tahun 2026 untuk memperkuta alokasi anggaran sebesar Rp 371 miliar untuk uji sampel dan pelatihan SPPG program MBG.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5337042/original/031704600_1756884810-Screenshot_20250903_133746_YouTube__1_.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3514141/original/067492100_1626602154-Ilustrasi_vitamin_atau_Obat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258067/original/007020400_1781312688-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_11.27.00_AM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054682/original/077394700_1734418042-400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244561/original/042428800_1749194595-f340ce6b-659b-44f4-8173-c5158b20b87d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6597344/original/009737600_1779434958-Screenshot_2026-05-22_142749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6564235/original/071524100_1779410709-1779336548186.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5116972/original/080642500_1738380076-1738376300947_tujuan-penelitian-kenakalan-remaja.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354755/original/011988200_1758264370-overhead-view-various-cosmetic-products-green-background.jpg)