Sukses

Peserta Kartu Prakerja Mau Dapat Insentif?, Buruan Selesaikan Pelatihan

Liputan6.com, Jakarta Manajemen pelaksana Kartu Prakerja menghimbau seluruh penerima tahun 2022, untuk segera menyelesaikan pelatihan sebelum batas waktu pelatihan ditutup yakni pada 4 Desember 2022 pukul 23.59 WIB.

"Untuk seluruh penerima Kartu Prakerja tahun 2022, segera selesaikan pelatihan yang telah kamu beli. Batas waktu peyelesaian pelatihan di tahun ini adalah 4 Desember 2022 pukul 23.59 WIB," tulis @prakerja.go.id, dikutip Jumat (2/12/2022).

Sementara, khusus untuk yang baru mengikuti pelatihan pertama, penyelesaian pelatihan penting sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan insentif tunai, selain sudah menyambungkan akun bank atau e-wallet ke akun Kartu Prakerja kamu dan memberi penilaian serta ulasan pelatihan.

Sebelumnya, batas pembelian pelatihan pertama telah ditutup pada 30 November 2022. Penerima Kartu Prakerja tahun 2022, khususnya penerima gelombang 47 dihimbau pada saat itu untuk segera membeli pelatihan pertama.

Maka usahakan jangan menyia-nyiakan saldo pelatihan yang diberikan dan kesempatan mendapatkan insentif tunai dari Kartu Prakerja. Jika 30 November 2022 kamu sudah membeli pelatihan pertama, maka kamu bisa membeli pelatihan, kamu bisa dapat insentif.

Untuk mendapatkan insentif, penerima kartu prakerja harus segera menyelesaikan pelatihan pertama dan memberikan rating dan review pelatihan paling lambat di bulan Desember di tahun yang sama.

Hal lain yang harus diingat bahwa untuk menerima insentif, Manajemen Pelaksana harus menerima laporan penyelesaian pelatihan pertama dari Platform Digital paling lambat tanggal 4 Desember 2022.

Jadi, pastikan menyelesaikan pelatihan pertama dan berikan rating dan review secepatnya agar insentif tidak hangus.

Nantinya, insentif akan diberikan non-tunai dengan cara ditransfer ke rekening bank atau akun e-wallet yang telah kamu daftarkan.

Pencairan insentif ke rekening atau e-wallet kamu membutuhkan waktu 3-5 hari kerja sejak tanggal penjadwalan insentif muncul di dashboard akun kartu prakerja.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Cerita Dibalik Program Kartu Prakerja, Berawal dari Keresahan Jokowi

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong para alumni penerima Kartu Prakerja mengembangkan kapasitasnya untuk bisa menjadi seorang wirausahawan. Sehingga bisa bantu memberikan peluang kerja di wilayahnya masing-masing.

Moeldoko bercerita, inisiasi program Kartu Prakerja memang datang dari keresahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kompetensi sumber daya manusia (SDM) rendah, serta minimnya kehadiran pengusaha di tingkat terkecil.

"Awalnya, Pak Presiden dulu cukup prihatin, kondisi saya saing SDM kita, khususnya di bidang keahlian. Kedua, alasannya karena memang keinginan untuk menjadi wirausahawan masih sedikit," kata Moeldoko dalam siaran videonya pada acara Prakerja Fest-Temu Raya Aceh di Banda Aceh, Rabu (23/11/2022).

Harapannya, ia mengutarakan, pelatihan yang diselenggarakan program Kartu Prakerja bisa merubah paradigma para pesertanya untuk bukan hanya sekadar jadi karyawan, tapi juga wirausahawan.

"Anda akan bisa memberikan peluang kerja bagi orang. Jadi Anda tidak harus bekerja di perusahaan, di tempat orang lain, tapi Anda juga bisa memberikan peluang kepada orang lain bekerja," imbuhnya.

Di sisi lain, Moeldoko pun berterimakasih kepada Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja yang mulanya bersifat program semi bansos, jadi tempat pelatihan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh para penerima.

"Peserta Prakerja mendapatkan sesuatu dari sisi peningkatan keahlian, pada saat yang lain kartu Prakerja memberikan bansos. Dan, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar," pungkas dia.

3 dari 3 halaman

Kartu Prakerja Sebar Insentif Rp 972 Miliar ke 440 Ribu Peserta di Aceh

Selama hampir 3 tahun bergulir, Program Kartu Prakerja telah menjangkau 440 ribu orang penerima manfaat dari Nanggroe Aceh Darussalam, dari total 16,4 juta penerima manfaat dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Total dana insentif tersalurkan ke Aceh mencapai Rp 972 miliar.

Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengapresiasi Program Kartu Prakerja, lantaran telah membantu masyarakat Aceh yang tengah mencari kerja, terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), maupun buruh dan karyawan yang ingin meningkatkan kompetensinya dalam berbagai bidang.

"Program Kartu Prakerja sesuai dengan cita-cita Pemerintah Aceh dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh yang mampu bersaing dalam dunia kerja dan mengukir prestasi di tingkat nasional dan regional," kata Achmad Marzuki dalam acara Kartu Prakerja Fest-Mini Temu Raya Aceh di Amel Convention Hall, Banda Aceh, (23/11/2022).

Achmad Marzuki berharap agar momentum Kartu Prakerja Fest-Mini Temu Raya Aceh dapat menjadi ajang para alumni Kartu Prakerja untuk berbagi pengalaman. Juga bagi masyarakat umum, sehingga dapat memanfaatkan program ini.

"Kami mendukung sepenuhnya program Kartu Prakerja di bawah kewenangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, untuk mewujudkan SDM unggul demi kemajuan Indonesia di masa mendatang, khususnya Aceh," tegasnya

Pada kesempatan sama, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, Kartu Prakerja merupakan program pemerintah pertama yang dijalankan secara digital 100 persen. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Jokowi, agar pelayanan publik dilakukan dengan cara-cara baru yang inovatif menggunakan teknologi digital.

"Kartu Prakerja menjadi contoh penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabilitasnya sangat tinggi. Tidak salah jika KPK menyatakan bahwa Kartu Prakerja sebaiknya dijadikan model bagi layanan publik yang lain," kata Moeldoko. Sementara Direktur Operasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Purbasari, menekankan agar angkatan kerja saat ini jangan jadi generasi pengeluh.

"Biasakan agar tangan kita tak selalu di bawah. Jadilah generasi yang solutif, minimal jadi solusi untuk diri sendiri, baru kemudian jadi pandu bagi yang lain," ungkapnya.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS