Sukses

Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub Siapkan Aturan

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan aturan terkait vaksin booster yang menjadi syarat perjalanan. Ini sebagai hasil rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Senin (4/7/2022) kemarin.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyampaikan pihaknya sedang membangun diskusi dengan sejumlah pemangku kepentingan. Ia juga membenarkan adanya arahan mengenai vaksin booster jadi syarat perjalanan.

"Saat ini Kemenhub tengah mendiskusikan kesiapan penerapannya bersama para pemangku kepentingan di sektor transportasi," kata dia dalam keterangannya, Selasa (5/7/2022).

Dalam penyusunan aturan yang dimaksud, Adita menyebut akan merujuk pada Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

"Yang menjadi rujukan Kemenhub terkait penerapan kebijakan tersebut, seperti penerapan sebelumnya, adalah Surat Edaran dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang aturan syarat perjalanan di masa pandemi Covid-19," katanya.

"Saat ini Surat Edaran Satgas juga tengah dalam penyiapan," tambah Adita.

Sebagai pendamping adanya aturan ini, pihaknya juga akan menyediakan sejumlah pos vaksinasi di simpul-simpul transportasi. Sehingga, masyarakat yang belum melakukan vaksin booster bisa mengaksesnya di sejumlah titik yang disediakan.

"Adapun rencana penerapan vaksin booster sebagai syarat perjalanan akan diikuti dengan pelaksanaan vaksinasi di berbagai tempat, salah satunya di simpul-simpul transportasi," paparnya.

"Seperti bandara, terminal, stasiun dan pelabuhan. Hal ini sudah pernah kami lakukan sebelumnya dan terbukti membantu pencapaian tingkat vaksinasi di seluruh Indonesia,"ungkapnya.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Waspada

Lebih lanjut, Adita mengimbau masyarakat untuk tetap waspada ditengah pandemi covid-19 yang masib melanda. Ia juga mengingatkan penerapan protokol kesehatan.

"Kami terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi pandemi Covid-19 dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan terutama menggunakan masker, serta segera mendapatkan vaksinasi booster guna menjaga antibodi dalam tubuh," ujarnya

Ia berharap, kasus pandemi Covid-19 bisa semakin melandai. Dengan demikian masyarakat artinya bisa lebiu leluasa dalam menjalankan aktivitasnya.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap vaksin booster jadi syarat perjalanan. Termasuk, syarat berbagai kegiatan.

Hal ini mengacu pada hasil dari rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta. Ia juga menyebut PPKM di luar Jawa-Bali diperpanjang.

"Tentu dosis ketiga ini akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan berbagai perjalanan," katanya dalam konferensi pers, Senin (4/7/2022).

Paling dekat, kata dia, di bandara akan segera disiapkan untuk penyuntikan vaksis dosis ketiga. Tujuannya untuk mendorong vaksinasi booster di masyarakat.

" Jadi tadi arahan bapak presiden untuk di airport disiapkan untuk vaksnasi dosis 3," tambahnya.

Untuk diketahui, wacana ini telah berjalan beberapa waktu kebelakang. Merespons adanya penngkatan jumlah kasus Covid-19 di dalam negeri.

 

3 dari 3 halaman

Capaian Vaksinasi

Selanjutnya, Airlangga mengungkapkan, untuk wilayah di luar Jawa Bali, masih ada sejumlah daerah dengan tingkat vaksinasi covid-19 dibawah 50 persen untuk dosis kedua. Sementara, untuk dosis ketiga masih di bawah 20 persen.

"Untuk luar Jawa Bali di bawah 50 persen Maluku, Papua, dan Papua Barat untuk dosis 2. Rata-rata dosis 3 masih dibawah 20 persen," katanya.

"Terkait dengan capaian vaksinasi ini yang diminta pak Presiden baik dosis satu, dua, dan tiga untuk dinaikkan," tambahnya.