Sukses

Banyak Perusahaan Adaptasi Teknologi Baru di Masa Pandemi

Liputan6.com, Jakarta Memasuki tahun 2022, Indonesia masih menjadi pasar yang sangat penting dan potensial bagi industri Business Process Outsourcing (BPO).

Hal ini seiring dengan meningkatnya upaya banyak perusahaan untuk mengadopsi teknologi baru dan meninggalkan cara-cara tradisional guna merevolusi proses bisnis mereka.

VADS Indonesia, penyedia layanan BPO dan pengelolaan teknologi informasi komunikasi (ICT) mengumumkan perolehan total pendapatan sebesar Rp 63 miliar sepanjang 2021 berkat dukungan inovasi tanpa henti dan komitmen kuat dalam menghadirkan pengalaman pelanggan terbaik.

Contact Center, yang telah menjadi fokus layanan perusahaan sejak pertama kali didirikan, konsisten menjadi solusi yang paling banyakdibutuhkan pelanggan VADS sepanjang tahun lalu.

“Kami belajar banyak dari pengalaman selama pandemi, yang telah mendorong kami untuk semakin inovatif dalam menyediakan solusi dan model bisnis terbaik bagi para mitra," kata CEO VADS Indonesia Saravanan Belusami dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

"Layanan Contact Center, yang terus bertransformasi dari tradisional ke digital, masih akan menjadi salah satu layanan utama kami di tahun ini. Tahun lalu, kami juga sukses memperkenalkan layanan Work From Home yang dilengkapi dengan fitur pencegahan kehilangan data dan analisa aktivitas untuk memudahkan dan menjaga produktivitas karyawan yang bekerja dari rumah," lanjut dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Serap Ribuan Tenaga Kerja

Resmi beroperasi di Indonesia pada Desember 2008, VADS Indonesia merupakan anak perusahaan VADSBerhad, perusahaan di bawah Telekom Malaysia, penyedia konektivitas dan infrastruktur digital terdepan.

Memulai bisnis dengan hanya satu klien di tahun pertama, VADS tumbuh pesat hingga kini memiliki lebih dari 45 klien dan membuka kesempatan kerja bagi lebih dari 7.000 karyawan di Indonesia.

"Kami akan terus berkomitmen untuk memperkuat posisi kami di industridan menjadi one-stop center dalam menyediakan layanan dan solusi terbaik yang berpusat padapelanggan untuk BPO maupun di luar BPO di Indonesia," tutup Saravanan