Sukses

Baru Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Langsung Fokus Bangun Rel Layang

Liputan6.com, Jakarta - Sehari pasca dilantik jadi Wali Kota Surakarta, Jumat (26/2/2021), Gibran Rakabuming Raka segera mematangkan rencana pembangunan jalur rel elevated atau rel layang di perlintasan kereta api (KA) Palang Joglo, Solo.

"Palang Joglo sudah kami cek dengan Bu Sita (Kepala DPUPR Kota Surakarta). Minggu depan kami rapatkan lagi untuk lebih detailnya," kata Gibran seperti dikutip Antara, Sabtu (27/2/2021).

Menurut dia, proyek rel layang Palang Joglo sendiri merupakan salah satu program kerja prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

"Palang Joglo termasuk tempat yang kami kunjungi pertama setelah pelantikan. Jadi prioritas karena tingkat kemacetan dan keramaian sudah luar biasa sekali," ungkapnya.

Gibran menyatakan, konstruksi rel layang kereta lebih dipilih ketimbang jalan layang untuk menghilangkan perlintasan sebidang kereta api. "Lebih murah, penggusuran juga minim. Tapi nanti kami detailkan minggu depan," sambungnya.

Rencana pembangunan rel layang kereta api di Solo sendiri telah disusun pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ini dilakukan untuk mengurai kemacetan di persimpangan jalan raya dan rel kereta yang kerap terjadi di Surakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI untuk mengatasi kemacetan di persimpangan antara rel kereta dan jalan raya.

"Kami sedikit demi sedikit, bertahap, menyiapkan satu bidang persimpangan antara jalan dan kereta api. Kita akan kerjakan nanti dengan PT KAI, Kementerian Perhubungan, kita akan koordinasi apakah kita bikin underpass ataukah dengan elevated kereta api," jelasnya dalam acara peresmian Flyover Purwosari di Kota Solo, Sabtu 13 Februari 2021.

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Rencana Diproses

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Satrio Sugeng Prayitno menyampaikan, pihaknya juga tengah memproses dua titik jalur kereta layang di daerah Gilingan dan Joglo.

"Yang sedang kita proses itu yang di daerah Joglo, tapi keretanya yang naik. Kita nata di bawahnya. Kalau ke atas KAI," terang Satrio kepada Liputan6.com.

"Satu lagi rencana yang di Masjid Raya di Gilingan. Itu kita tata lagi karena rel keretanya naik, kita rapikan lagi jalanannya yang selama ini banjir," tambahnya.

Satrio menerangkan, proyek jalur layang kereta ini akan dilakukan beriringan dengan pembuatan underpass untuk jalan raya. Menurut dia, pengerjaanya nanti butuh penyesuaian agar tidak menimbulkan banjir yang kerap menggenangi sejumlah wilayah di Kota Solo.

"Kalau yang elevated kereta tadi ada di Kementerian Perhubungan. Yang underpass Gilingan juga itu lead sektornya di Kementerian Perhubungan. Kita hanya menyesuaikan saja," ujar dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: