Sukses

Bank Mandiri Masuk Jajaran Bank Terbaik Dunia 2020

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk masuk dalam jajaran bank terbaik di dunia versi Global Finance World's Best Bank 2020

Bank mandiri berhasil mengalahkan beberapa bank dari Indonesia dan bersanding dengan para bank jawara di wilayah Asia Pasifik, seperti DBS Singapura, SMBC Jepang dan Commonwealth Bank dari Australia.

Dalam sebuah laporan yang dirilis baru-baru ini oleh Global Finance, direktur pelaksana di Moody's Financial Institutions Group di Hong Kong, Graeme Knowd mengatakan bahwa di tengah lingkungan eksternal yang penuh tantangan, bank-bank di Asia-Pasifik membukukan kinerja yang stabil, didukung oleh buffer modal yang besar, biaya kredit yang rendah, pendanaan sebagian besar oleh deposito daripada pasar modal, dan keinginan untuk bertemu tantangan digitalisasi melalui inovasi. 

"Kami percaya bahwa setelah krisis, sebagian besar bank berperingkat tinggi di Asia akan kembali ke profitabilitas dan terus mendapat peringkat tinggi," katanya.

Melansir dari laman global finance magazine, Sabtu (16/5/2020), Bank Mandiri di Indonesia, yang 60 persennya dimiliki oleh pemerintah, mengesankan dengan kenaikan 10 persen dalam laba bersih dan aset konsolidasi pada tahun 2019  sementara rasio kredit bermasalah (NPL / kredit macet) bruto naik 40 bps (basis poin) menjadi 2,4 persen.

Bank Mandiri juga berhasil menerbitkan global MTN (medium term notes, surat utang jangka menengah) terbesar yang pernah dicapai oleh bank di Indonesia pada tahun lalu, yakni senilai USD 750 juta.

Selain itu, Bank Mandiri juga tengah mengejar percepatan program digitalisasi. Bank Mandiri juga mampu melakukan sinergi dengan anak perusahaan di berbagai bidang seperti perbankan syariah, multifinance, asuransi dan ceruk perbankan.

2 dari 3 halaman

Peroleh Dana Segar USD 500 Juta, Global Bond Bank Mandiri Laris Manis

PT Bank Mandiri (Persero) berhasil menerbitkan instrumen obligasi dalam dolar AS atau Global Bond dengan nilai USD 500 juta. Dalam proses penawaran, obligasi ini mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hampir 5 kali, dengan permintaan investor mencapai USD 2,4 miliar.

Adapun investor yang membeli Global Bond Bank Mandiri ini dari Asia sebanyak 66 persen dan 34 persen dari Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Serikat.

Kupon yang ditawarkan Bank Mandiri ialah 4,75 persen. Kupon ini lebih tinggi dari global bond yang ditawarkan pemerintah awal April 2020 sebesar 3,9 persen.

Sementara, jangka waktu kontrak surat utang Bank Mandiri ini ialah hingga 2025, atau bertenor 5 tahun.

3 dari 3 halaman

Komentar Menteri BUMN

Sebelumnya, Bank Mandiri mendapat rating Baa2 Stable dari Moody's, BBB- Negative dari S&P dan BBB- Stable dari Fitch. Hal ini disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

"Ditengah kondisi pasar global yang tidak pasti, banyaknya minat investor terhadap Global Bond yang diterbitkan BUMN ini menjadi bukti bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi menarik di dunia," kata Menteri BUMN Erick Thohir.

Untuk itu, Erick Thohir mendorong kepada BUMN lain untuk terus kreatif dalam mencari pendanaan. Tidak hanya mengandalkan kucuran dana dari perbankan, penerbitan obligasi dalam dolar AS ini juga patut untuk ditiru.