Sukses

Beli Alat Canggih, Indonesia Bisa Deteksi Virus Corona 1.000 Orang per Hari

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan 9 alat uji tes massal Virus Corona akan mendarat di Indonesia hari ini. Alat tes tersebut akan melengkapi satu alat tes massal yang sebelumnya sudah ditempatkan di Rumah Sakit Pertamina Jaya.

"Alhamdulillah saya dapat laporan Wamen hari ini 9 sudah unit mendarat. Selain satu yang sudah ter-install itu (di RS Pertamina Jaya)," kata Erick dalam Video Conference di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Erick mengatakan, dengan adanya alat canggih tersebut maka pengujian Virus Corona bisa dilakukan lebih dari 1.000 per hari. Nantinya, alat ini tidak hanya dipasang di Jakarta, namun juga daerah lain yang membutuhkan seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Kita sudah memastikan 10 lab yang kita beli yang bisa tes di atas 1000 orang per hari. Kita akan install tidak hanya Jakarta. Tapi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, dan provinsi lain," paparnya.

 

2 dari 2 halaman

Siagakan Garuda Indonesia

Sementara itu, untuk melengkapi kebutuhan lainnya seperti alat pelindung diri (APD) Kementerian BUMN menyiagakan Garuda Indonesia. Sebab, beberapa negara menginginkan Indonesia menjemput sendiri bantuan.

"Saya rasa mengenai Garuda, mendukung logistik dari kementerian lain ataupun negara lain untuk membantu indonesia dan beberapa kali sudah kita lakukan termasuk dengan Kemenko Marves. Dan Kemenhan kita naik garuda dan kita sumbangkan, Garuda kita dukung dan kita sama-sama bekerja," tandasnya.

Anggun P. Situmorang

Merdeka.com