Sukses

OJK Angkat Bicara Soal Rencana Investor Sehatkan Jiwasraya

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan rencana investor dalam penyehatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Setidaknya saat ini sudah ada empat investor yang berminat menyuntikkan dana ke Jiwasraya.

"Rencana penyehatan keuangannya itu sumber dananya akan berasal dari sana, itu yang kami pantau," ujar Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan Sekar Putih Djarot kepada Liputan6.com, Sabtu (18/1/2020).

Dengan masuknya keempat investor strategis tersebut, Sekar mengatakan mereka akan masuk memberi dana yang kemudian bisa disalurkan untuk memberi kepastian nasib bagi para nasabah Jiwasraya.

"Tentunya itu akan tergantung dari sumber dananya sendiri. Makanya itu yang akan kami pantau dari rencana penyehatan keuangannya," jelas dia.

 

 

2 dari 3 halaman

Investor dari Dalam dan Luar Negeri

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo beberapa waktu lalu sempat menyampaikan, ada empat calon investor yang tertarik untuk menyehatkan perusahaan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Keempat calon investor tersebut disebutnya akan masuk melalui anak usaha Jiwasraya, yakni PT Asuransi Jiwasraya Putra yang telah dibentuk pada 2019 lalu.

"Ada beberapa dari investor luar negeri. Ada tiga dari asing satu dari lokal investornya," ucap Kartika di Jakarta, Kamis 16 Januari 2020.

Namun, Kartika masih enggan menyebutkan secara rinci nama jelas dari empat investor tersebut. Menurut dia, saat ini Kementerian BUMN bersama dengan Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih terus menggodok skema yang baik untuk penyehatan Jiwasraya.

"Jangan sebut nama nanti mereka takut," kata dia.

Saat dimintai keterangan, OJK kemudian menggambarkan empat pihak yang hendak menyehatkan Jiwasraya itu sebagai investor strategis.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Minta Kasus Jiwasraya Segera Diselesaikan, PB HMI Serukan 8 Hal Ini
Artikel Selanjutnya
Pertamina Rekrut 44 SDM Asal Papua dan Papua Barat