Sukses

4 Fakta Miliarder Vladimir Potanin yang Dekat dengan Putin

Liputan6.com, Moskow - Vladimir Putin disebut memiliki kedekatan dengan para miliarder Rusia. Pihak yang mengkritik Putin bahkan menyebutnya sosok kaya raya berkat koneksinya ke para oligarki.

Salah satu sosok miliarder yang dekat dengan Putin adalah Vladimir Potanin. Miliarder masuk 10 besar orang terkaya di Rusia berdasarkan daftar Forbes tahun ini.

Ptanin adalah salah satu dari 96 oligarki yang tahun lalu masuk daftar Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS). Bisnisnya terfokus di berbagai sektor: asuransi, media, agrikultur, engineering, dan perminyakan.

Business Insider juga melaporkan bahwa miliarder ini adalah teman Putin dalam berolahraga.

Seperti apa orangnya? Berikut 4 fakta tentang Vladimir Potanin, miliarder Rusia yang dekat dengan Vladimir Putin.

2 dari 5 halaman

1. Kekayaan

Menurut Bloomberg, kekayaan Vladimir Potanin ditaksir mencapai USD 22 miliar atau Rp 310,1 triliun (USD 1 = R[ 14.096).

Sementara, dalam daftar terkaya Forbes tahun ini, Potanin berada di posisi 58 dunia dengan harta sebesar USD 18,1 miliar (Rp 255,1 triliun).

Salah satu sumber harta Potanin adalah 34,6 persen saham di Norilsk Nickel sekaligus sebagai CEO. Perusahaan tambang dan nikel itu sejatinya sudah diprivatisasi Rusia pada tahun 1995.

3 dari 5 halaman

2. Berkarier di Kementerian Soviet

Potanin lahir di Moskow pada tahun 1961. Bapaknya adalah seorang diplomat dan dokter. Dirinya pun ikut belajar Hubungan Internasional di Institut Negeri Hubungan Internasional, Moskow.

Selama delapan tahun, ia sempat bekerja di Kementerian Perdagangan Luar Negeri pada pemerintahan Uni Soviet.

Pada tahun 1996, ia diangkat menjadi deputi perdana menteri di bawah Boris Yeltsin. Potanin bertanggung jawab di bidang energi dan ekonomi.

 

4 dari 5 halaman

3. Skema Potanin

Bagaimana cara Vladimir Potanin mendapat saham besar di perusahaan nikel?

Ternyata ketika ia bekerja di Kementerian Perdagangan Luar Negeri, ia menggagas program "pinjaman untuk saham" (loans-for-shares) di tahun 1990-an.

Pada program ini, para pebisnis dan bank bisa meminjamkan uang ke pemerintahan Rusia, sebagai gantinya merkea mendapatkan ekuitas di perusahaan SDA negara.

Pemerintah tak mampu membayar pinjaman tersebut, hasilnya beragam perusahaan SDA jatuh ke tangan para orang-orang kaya, termasuk Potanin dan Roman Abramovic.

5 dari 5 halaman

4. Sohib Putin

Potanin terkenal sebagai sosok dermawan dan bergabung ke The Giving Pledge, sebuah program yag didirkan Bill Gates dan Warren Buffett agar para miliarder menyumbang banyak uang.

Selain itu, ia juga penggemar olahraga ice hockey. Kadang-kadang pun keduanya bermain bersama.

Loading