Sukses

Sambut Akhir Pekan, IHSG Bakal Terperosok

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham hari ini, Jumat (27/7/2018). Dinamika IHSG masih sangat dominan dipengaruhi pergerakan dari sektor perbankan dan konsumer.

Namun, Analis PT Kresna Securities William Mamudi mengatakan, sektor keuangan sudah kembali menjadi leading. Di sisi lain, sektor aneka industri dan properti berbalik, berpotensi dead cross.

"IHSG menunjukan keragu-raguan arah momentum market, dan bisa berlanjut di tengah katalis penggerak indeks. Hari ini IHSG diprediksi merosot di 5.920-6.000," tuturnya di Jakarta.

Masih seirama, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menuturkan IHSG akan bergerak melemah terbatas di 5.908-5.986.

Sedangkan Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menekankan IHSG bakal bergerak terbatas di akhir pekan di kisaran 5.873 hingga 5.965.

2 dari 2 halaman

Rekomendasi saham

Saham-saham yang berkontribusi signifikan bagi pelemahan IHSG antara lain;

Analis Mamudi memilih saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC), PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp (INKP) dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).

Nafan Aji mencermati saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), serta PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

Kemudian Lanjar menyarankan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM)

Loading
Artikel Selanjutnya
Awal Pekan, IHSG Diramal Bergerak ke Zona Merah
Artikel Selanjutnya
IHSG Berpeluang Menguat Menanti Putusan Suku Bunga BI