Sukses

Kemenhub Kembali Resmikan 9 Pelabuhan di Sumatera

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan kembali meresmikan enam pelabuhan sebagai pendukung program tol laut Presiden RI Joko Widodo yang sudah dicanangkan dalam Nawa Cita. Peresmian dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Antonius Tonny Budiono di Pelabuhan Calang, Provinsi Aceh. 

Enam pelabuhan yang diresmikan di Pulau Sumatera antara lain Pelabuhan Calang dan Pelabuhan Singkil di Provinsi Aceh, Pelabuhan Sirombu, dan Pelabuhan Tanjung Tiram di Provinsi Sumatera Utara, Pelabuhan Tua Pejat di Provinsi Sumatera Barat, serta Pelabuhan Sadai di Provinsi Bangka Belitung.

"Pembangunan pelabuhan di Pulau Sumatera ini juga berfungsi untuk melayani pelayaran kapal perintis‎," kata Tonny, Kamis (2/6/2016).

Ia menjelaskan, pembangunan dan pengembangan keenam pelabuhan ini dibiayai oleh dana APBN dengan total nilai investasi sebesar Rp 264,4 miliar.

Tonny melanjutkan, pembangunan infrastruktur pelabuhan yang memadai ini diharapkan dapat memfasilitasi keterhubungan antar-wilayah menjadi lebih efektif, efisien, dan terjangkau.

Selain itu, pelabuhan tersebut juga bisa meningkatkan aksesibilitas arus manusia dan barang sehingga mampu menjadi pelopor dalam menggerakkan perekonomian dan kemandirian ekonomi suatu wilayah.

Peresmian enam pelabuhan di wilayah Sumatera ini menjadi penutup rangkaian kegiatan peresmian 91 infrastruktur pelabuhan di seluruh Indonesia yang telah dilakukan dari bulan April hingga Juni 2016.

Selesainya pembangunan 91 infrastruktur pelabuhan yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air ini merupakan perwujudan komitmen pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan. Pembangunan diharapkan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi merata ke seluruh penjuru Indonesia (Indonesia Sentris).

Dengan demikian, diharapkan seluruh masyarakat akan mendapatkan aksesibilitas transportasi yang lebih mudah untuk melakukan aktivitas dan mobilisasi. Dengan begitu, ini mampu menggerakkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat serta menekan disparitas harga antar-daerah di seluruh wilayah Indonesia.