Sukses

Tengok yang Dilakukan 7 Orang Sukses Ini Saat Berumur 25 Tahun

Liputan6.com, Jakarta - Nama Bill Gates atau Mark Zuckerberg mungkin tidak asing di telinga Anda. Mereka merupakan orang sukses dan kaya raya, yang berkuasa di bidang teknologi.

Tentunya dalam meraih hidup sukses, mereka memiliki sepak terjang sendiri. Pernahkah terpikir oleh Anda apa yang mereka lakukan di usia 25 tahun?

Pada saat itu, beberapa dari mereka ada yang sudah jadi pendiri ataupun membuat kesepakatan dengan perusahaan senilai jutaan dolar AS. Bahkan, ada juga yang saat itu sedang memimpikan bagaimana mereka bisa membuat proyek besar.

Dengan kata lain, tidak semuanya langsung menjadi seperti sekarang ini. Melansir dari Business Insider, Minggu (3/4/2016) berikut adalah kegiatan 7 orang sukses di usianya ke-25:

1. Steve Jobs

Banyak hal yang bisa menjadi ukuran seseorang dikatakan sukses. Lima hal ini menjadi ukuran kesuksesan bagi Steve Jobs. Bagaimana denganmu?

Di hari pertama perdagangan di bursa saham atau saat melakukan Initial Public Offering (IPO) tepatnya pada Desember 1980, saham Apple memiliki nilai pasar US$ 1,2 miliar atau setara dengan Rp 15,78 triliun (estimasi kurs 13.157 per dolar AS).

Penjualan saham tersebut membuat Steve Jobs menjadi miliarder pada usia 25 tahun. Dia kemudian mengatakan kepada biografi Walter Isaacson bahwa ia membuat janji untuk tidak pernah membiarkan uang merusak hidupnya.

2. Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg (telegraph)

Zuckerberg telah mengembangkan Facebook selama lima tahun saat usianya meginjak 25 tahun. Saat itu atau pada 2009, Facebook telah memiliki 300 juta pengguna. Zuckerberg telah bekerja keras untuk Facebook selama lima tahun dan meraih kesuksesan ini saat umurnya 25.

Meskipun begitu, Zuckeberg mengaku bahwa semua itu hanyalah permulaan dari tujuannya untuk membangun koneksi dengan banyak orang. Tahun berikutnya, ia dijuluki "Person of the Year" oleh majalah Time.

2 dari 3 halaman

Bill Gates

3. Bill Gates

Bill Gates

Pada 21, Gates mendirikan Microsoft dengan Paul Allen setelah keluar dari Harvard. Namun terobosan besar pertama datang karena kesepakatan yang dibuat dengan IBM. Pada 1980, IBM membutuhkan sistem operasi untuk komputer mereka, hingga kemudian mengontrak Microsoft untuk mengerjakannya.

Alih-alih menciptakan sebuah sistem operasi, Gates yang berusia 25 tahun memutuskan untuk membuat lisensi CP / M 86. Kemudian dia mengubah arah dan membeli tiruan sistem operasi yang dia namakan QDOS.

Hal tersebut membuatnya mampu melisensi segala komputer yang dia mau. Kemudian, sistem operasi tersebut dikenal sebagai MS-DOS dan menjadi sangat populer.

4. Larry Page dan Sergey Brin

Larry Page dan Sergey Brinn | via: plus.google.com

Brin dan Page berusia 25 tahun ketika mereka memulai Google pada tahun 1998. Investasi pertama mereka adalah sebesar US$ 100 ribu. dari Sun Microsystems. Namun mereka mendapat masalah karena cek yang didapat dari Sun tidak bisa dicairkan.

Oleh karena itu, mereka pun kemudian membuat badan hukum dengan nama Google Inc. Mereka melengkapi segala dokumen agar dapat mencairkan cek tersebut.

5. Evan Spiegel

(Foto: CNBC)

Pada usia 21, Spiegel mencanangkan ide mengenai Snapchat di kelasnya di Stanford. Namun idenya tidak berjalan dengan baik.

Tiga bulan setelah itu, aplikasi ini mulai dirilis dengan nama Picaboo, hingga kemudian berganti nama menjadi Snapchat. Snapchat membuat Spiegel memiliki harta US$ 2,1 miliar. Saat ini dia berusia 25 tahun.

3 dari 3 halaman

Michael Dell

6. Michael Dell

Michael Dell - Dell Computers

Pada 19, Michael Dell mulai menjual komputer dengan nama PC Limited. Setelah setahun di perguruan tinggi, Dell memutuskan untuk meninggalkan sekolah dan fokus pada PC Limited, hingga kemudian berganti nama menjadi Dell Computer Corporation.

Tahun 1988, ketika Dell berusia 23, Dell Computer Corporation mulai dipublikasikan dan nilainya meningkatkan US$ 30 juta.

7. Jack Dorsey

Berikut enam (6) fakta menarik tentang salah satu pendiri Twitter, yang kini kembali menjabat CEO sementara Twitter -- Jack Dorsey

Pada 20, Dorsey menyusup ke Dispatch Management Services, jasa kurir yang didirikan oleh Greg Kidd. Kidd sangat terkesan dan menyewa Dorsey untuk bergabung dengan perusahaan.

Empat tahun kemudian Dorsey bergabung dengan LiveJournal, membuat sketsa konsep untuk Status, yang berubah menjadi Twitter. (Shabrina Aulia Rahmah/Gdn)