Sukses

6 Kota dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia

Liputan6.com, New York - Bekerja sudah menjadi rutinitas kehidupan manusia. Uniknya ada orang yang lebih suka bekerja dengan santai, namun ada juga orang yang memang giat bekerja.

Bagi Anda yang ingin memiliki lebih banyak waktu bagi keluarga dan diri sendiri mungkin Anda dapat mempertimbangkan 6 kota berikut ini, dilansir dari money.cnn Jumat (2/10/2015) :

Milan

Kota Milan (money.cnn.com)

Milan dikenal sebagai salah satu kota mode papan atas di dunia, di mana lenggak lenggok para model memamerkan koleksi terbaru dari para perancang busana ternama.

Para desainer yang terlihat sibuk, kontras berbeda dengan warga Milan pada umumnya, yang mana para warga menikmati keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan karena hanya bekerja selama 32,5 jam per minggu.

 

Wina

 Kota Wina (money.cnn,com)

Walaupun memliki peran sebagai ibukota negara Austria, kota Wina ternyata cukup santai juga. Para pekerja di kota ini bekerja rata-rata 32,2 jam per minggu dan jatah liburan selama 27 hari.


Helsinki

Kota Helsinski (money.cnn.com)

Bagi Anda yang ingin bekerja lebih santai, pertimbangkan juga menetap di ibukota Finlandia Helsinki. Rata-rata karyawan di Helsinki bekerja selama 31,9 jam per minggu, dan juga berhak atas liburan selama 29 hari.

 

2 dari 2 halaman

Moskow


Moskow

Kota Moscow (money.cnn.com)

Ibukota dari negara Rusia ini merupakan salah satu kota dengan jam kerja terpendek di dunia. Rata-rata karyawan di Moskow bekerja selama 31,6 jam per minggu plus jatah liburan sebanyak 31 hari.


Lyon

Kota Lyon (money.cnn.com)

Kota Lyon di Perancis juga menawarkan jam kerja yang pendek. Di kota ini, para karyawan bekerja rata - rata selama 31,3 jam per minggu, yang mana merupakan kota dengan jam kerja terpendek kedua di dunia.  Selain itu, pekerja di Lyon juga menerima jatah liburan 29 hari per tahun.


Paris

Kota Paris (money.cnn.com)

Walau menyandang ibukota negara Perancis dan pusat mode dunia, Paris ternyata adalah kota tersantai di dunia. Karyawan di kota ini bekerja rata - rata hanya 30,8 jam per minggu menurut data UBS yang menganalisa pekerja dan pola produktif di 71 kota di dunia. 

Sementara itu, Hong Kong adalah kota dengan jam kerja terlama di dunia. Rata-rata karyawan di Hongkong bekerja selama 50,1 jam per minggu.