Pindad Butuh Rp 4 Triliun untuk Tambah Produksi

Pindad telah melakukan beberapa cara salah satunya adalah dengan penyertaan modal negara.

Diterbitkan 12 Januari 2015, 20:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung -

 
"Kita memerlukan kurang lebih sekitar Rp 4 triliun untuk memodernisasi dan meningkatkan kapasitas. Ini hubungannya dengan rencana strategis yang dimiliki Kemhan (Kementerian Pertahanan) TNI dalam hal ini juga angkatan darat," jelas dia saat ditemui usai kunjungan Presiden Republik Indonesia ke PT Pindad, Kota Bandung, Senin (12/1/2015).
 
Upaya mendapatkan modal tersebut Silmy menjelaskan, telah dilakukan beberapa cara salah satunya adalah dengan penyertaan modal negara.

"Kita sampaikan, untuk tahun ini kan Rp 700 miliar dulu. Tapi ini anggaran investasi ya bukan anggaran pembelian," beber dia.

"Kalau anggaran pembelian, beliau (Jokowi) sudah menyampaikan dalam sidang kabinet dan juga sudah ditindaklanjuti sekretaris kabinet, dikirim kepada Menteri Pertahanan maupun juga Panglima TNI,"ucapnya

Hasilnya, Silmy menuturkan harus ada peningkatan penyerapan sekitar 30 hingga 40 persen dari Kementrian Pertahanan TNI terhadap produksi-produksi dari industri pertahanan khususnya PT Pindad dan PT PAL.

"Tentunya kita juga harus merespon itu dari sisi kapasitas juga dari sisi kualitas," pungkasnya. (Okan/Nrm)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    PT Pindad (Persero) adalah perusahaan industri dan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk militer dan komersial di Indonesia.
    Pindad