Liputan6.com, Jakarta Sebagai pusat tujuan wisata dunia, Bali menjadi surga bagi para pengusaha untuk berburu keuntungan. Salah satunya pengusaha sekaligus kolektor kerang, Stephen alias Untung Sutanto.
Pria asal Surabaya ini menjajal peruntungan di Pulau Dewata dengan mendirikan Bali Shell Museum (Museum Kerang) di lokasi Jalan Sunset, Kuta, Bali.
Stephen mengaku, dirinya mulai meresmikan Museum Kerang tersebut pada 2009. Di Museum itu, terpajang puluhan ribu koleksi dan fosil kerang berumur ratusan tahun.
"Ada sekitar 10 ribu koleksi kerang, sedangkan fosil kerang berumur ratusan tahun ada ratusan bentuk. Saya dapatkan koleksi kerang dari seluruh negara, termasuk Madagaskar, Afrika," jelas dia kepada Liputan6.com, Jakarta, seperti ditulis Minggu (6/4/2014).
Selain mengoleksi untuk dipamerkan, jebolan Arsitek dari Universitas Petra Surabaya itu mengaku juga menjual ragam kerajinan kerang mulai dari harga Rp 5 ribu sampai ratusan juta rupiah.
Sayangnya, Stephen tengah mempertimbangkan bakal memindahkan Museum Kerang ke lokasi lain. Dia beralasan bahwa pendapatan dari kunjungan wisatawan ke Museum dan penjualan kerajinan kerangnya tak mampu menutupi besarnya biaya sewa gedung yang mencapai Rp 600 juta per tahun.
Namun Stephen belum bersedia mengungkapkan lokasi pemindahan Museum Kerang nantinya. "Nggak bakal bisa nutup kalau Museum dikenakan biaya sewa sampai Rp 500 juta-Rp 600 juta per tahun karena kami kan masih sewa. Padahal banyak wisatawan domestik dan turis asing dari berbagai negara berkunjung ke Museum itu," terangnya.
Selama ini, kata dia, pihaknya berjuang seorang diri untuk mempromosikan Museum Kerang yang merupakan satu-satunya di Indonesia itu. Stephen mengaku, tak menikmati sama sekali fasilitas atau dukungan dari pemerintah provinsi (Pemprov) Bali.
"Nggak ada dukungan dari pemda. Boro-boro bantuin promosi atau bantu mendatangkan tamu. Pameran ke luar negeri pun kadang sendiri," keluhnya.
Â
Kata Kolektor Kerang selama 25 tahun ini, iklim usaha semakin mencekik pengusaha kerang lokal akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Maklum, Stephen masih mengandalkan 20% kerang impor untuk memproduksi kerajinan kerang.
"Untungnya ekspor kerang kami lumayan besar sekitar 60%-80%, sehingga pelemahan kurs rupiah tak terlalu berpengaruh signifikan ke biaya. Paling cuma Bea Masuk (BM) yang cukup tinggi di kisaran 20%-30% dari nilai impor," papar Stephen.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/182/original/062214200_1470970983-Fiki_Aprianti_kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)