Liputan6.com, Jakarta - Kapal motor penumpang (KMP) Batumandi yang terbakar akhirnya tenggelam di sekitaran Pulau Merak Besar, berjarak sekitar 700 meter dari Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Rabu (22/10//2026) pukul 20.54 WIB.
"KMP Batumandi dilaporkan terbalik hingga tenggelam di perairan sekitar Pelabuhan Merak," ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale.
Advertisement
Di sekitar KMP Batumandi yang tenggelam, akan dipasang tanda agar kapal maupun perahu nelayan tidak melewati daerah tersebut.
Komunikasi dan peringatan ke kapal yang berlayar di sekitar Pelabuhan Merak juga akan dilakukan, agar tidak menabrak KMP Batumandi yang tenggelam.
"Langkah pengamanan akan dilakukan melalui pemasangan buoy sebagai penanda lokasi kapal, sehingga dapat menjadi panduan bagi kapal-kapal yang melintas dan meminimalkan potensi risiko di area tersebut," terangnya.
PT ASDP Indonesia Ferry berencana akan mengangkat KMP Batumandi yang tenggelam agar tidak menggangu jalur pelayaran, nelayan hingga kapal wisata ke Pulau Merak Besar dan Kecil.
"ASDP akan berkoordinasi dengan instansi berwenang dan pihak terkait untuk mempersiapkan proses pengangkatan kapal melalui operasi salvage," jelasnya.