Liputan6.com, Moskow - Layanan penyewaan teman untuk menemani kegiatan barbeku tengah menjadi tren di Rusia. Dengan tarif berkisar USD 15 hingga USD 60 atau sekitar Rp 271 ribu hingga Rp 1,08 juta per hari, masyarakat dapat menyewa seseorang untuk membantu sekaligus menemani acara barbeku.
Dikutip dari Oddity Central, Rabu (15/7/2026), layanan tersebut kini banyak ditawarkan melalui berbagai platform daring. Para penyedia jasa menawarkan beragam layanan, mulai dari menyiapkan peralatan pemanggang, membakar daging, mendirikan tenda, hingga menjadi teman mengobrol selama acara berlangsung.
Advertisement
Salah satu penyedia jasa bernama Artem asal Moskow menawarkan layanan lengkap dalam iklannya.
"Saya akan membantu menyiapkan barbeku dan area perkemahan, menemani Anda, memanggang daging, serta menghadirkan tawa dan candaan," tulis Artem.
Jenis layanan yang diberikan bergantung pada permintaan pelanggan dan besaran biaya yang dibayarkan. Beberapa penyedia jasa juga bersedia membantu memilih lokasi, membeli bahan makanan, hingga menyiapkan seluruh kebutuhan acara, dengan syarat seluruh biaya operasional ditanggung penyewa.
Tarif layanan berkisar antara 1.000 hingga 5.000 rubel, atau sekitar Rp 236 ribu hingga Rp 1,18 juta, tergantung paket yang dipilih.
Layanan ini diketahui hanya ditawarkan kepada pelanggan pria. Penyedia jasa juga menegaskan bahwa hubungan yang terjalin bersifat profesional dan hanya berlaku selama masa penyewaan. Jika pelanggan ingin menghabiskan waktu lebih lama, biaya tambahan akan dikenakan.
Berdasarkan studi yang dilakukan analis sebuah platform layanan daring, jasa teman barbeku paling banyak diminati di wilayah Moskow, Krai Krasnodar, dan Nizhny Novgorod.
Pemilik restoran asal Rusia, Evgeny Demchenko, menilai kemunculan layanan tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat.
"Dari sudut pandang bisnis, hal ini sangat wajar. Jika ada kebutuhan yang belum terpenuhi, maka layanan akan muncul. Persahabatan memang tidak bisa dibeli, tetapi bagi banyak orang ini bukan untuk menggantikan teman, melainkan sebagai cara menghabiskan waktu dan bertemu orang baru," ujarnya.