Top 3: Aksi Demo Pajak JHT 0% Resmi Dibatalkan

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum Kamis, (9/7/2026). Salah satu soal aksi demo JHT.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 09 Juli 2026, 06:00 WIB
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu, (8/7/2026). (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Liputan6.com, Jakarta - Rencana aksi demonstrasi menuntut kebijakan pajak Jaminan Hari Tua (JHT) 0% yang sedianya digelar pada Kamis 9 Juli 2026 resmi dibatalkan. Keputusan tersebut diambil setelah Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Said mengatakan, pembatalan aksi dilakukan karena pemerintah dinilai telah menunjukkan iktikad baik dengan membuka ruang dialog dan bersedia mengkaji usulan perubahan kebijakan pajak JHT.

“Aksi besok yang dipimpin Bung Sudar Suparno dibatalkan karena sudah ada titik temu dan ada good faith dari pemerintah,” kata Said usai pertemuan di Kementerian Keuangan, Rabu, 8 Juli 2026.

Menurut dia, komunikasi yang terjalin dengan Kementerian Keuangan berlangsung konstruktif. Meski menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden setingkat menteri, Said menegaskan dirinya tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan di kementerian. Perannya adalah menjembatani aspirasi pekerja, melakukan lobi, dan menyampaikan hasilnya kepada Presiden.

Said mengungkapkan, keputusan membatalkan demonstrasi ini juga telah disampaikan kepada para pimpinan serikat pekerja.

Artikel Aksi Demo Pajak JHT 0% Resmi Dibatalkan menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada Rabu, 8 Juli 2026. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Kamis, (9/7/2026):

1. Aksi Demo Pajak JHT 0% Resmi Dibatalkan

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. Foto: Liputan6.com/Arief Rachman Hakim

Rencana aksi demonstrasi menuntut kebijakan pajak Jaminan Hari Tua (JHT) 0% yang sedianya digelar pada Kamis 9 Juli 2026 resmi dibatalkan. Keputusan tersebut diambil setelah Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya.

Said mengatakan, pembatalan aksi dilakukan karena pemerintah dinilai telah menunjukkan iktikad baik dengan membuka ruang dialog dan bersedia mengkaji usulan perubahan kebijakan pajak JHT.

“Aksi besok yang dipimpin Bung Sudar Suparno dibatalkan karena sudah ada titik temu dan ada good faith dari pemerintah,” kata Said usai pertemuan di Kementerian Keuangan, Rabu, 8 Juli 2026.

Menurut dia, komunikasi yang terjalin dengan Kementerian Keuangan berlangsung konstruktif. Meski menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden setingkat menteri, Said menegaskan dirinya tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan di kementerian. Perannya adalah menjembatani aspirasi pekerja, melakukan lobi, dan menyampaikan hasilnya kepada Presiden.

Said mengungkapkan, keputusan membatalkan demonstrasi ini juga telah disampaikan kepada para pimpinan serikat pekerja.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Harga Emas Antam 8 Juli 2026 Merosot Rp 14.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Pegawai menunjukkan emas batangan 24 karat di gerai Galeri 24, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu (8/7/2026) kembali merosot. Laman Logam Mulia mencatat harga emas antam hari ini susut Rp 14.000.

Dengan demikian, harga emas antam dibanderol menjadi Rp 2.641.000 per gram. Perdagangan kemarin, harga emas Antam ditetapkan Rp 2.655.000 per gram. Selama dua hari ini, harga emas Antam sudah turun Rp 29.000.

Penurunan ini juga diikuti oleh harga buyback (beli kembali) emas Antam yang terpangkas Rp 21.000, sehingga hari ini dibanderol di level Rp 2.393.000 per gram. Sebagai informasi, harga buyback merupakan harga yang berlaku jika pemilik emas ingin menjual kembali logam mulianya kepada Antam.

Sebagai catatan historis, harga emas antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026, yakni menembus Rp 3.168.000 per gram dengan harga buyback di level Rp 2.989.000 per gram.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Rupiah Kembali Tembus 18.000 per Dolar AS, Konflik AS-Iran Jadi Pemicu

Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta (Liputan6.com/Johan Tallo)

Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup melemah pada perdagangan Rabu (8/7/2026). Mata uang Garuda turun 34 poin atau 0,19% ke level 18.014 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di 17.980 per dolar AS.

Pelemahan juga tercermin pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia. Pada Rabu, JISDOR berada di level 18.005 per dolar AS, turun dari posisi sehari sebelumnya sebesar 17.988 per dolar AS.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, tekanan terhadap rupiah dipengaruhi meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke Iran.

"Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan telah memulai serangkaian serangan terhadap Iran, yang bertujuan untuk memberikan apa yang digambarkan sebagai 'biaya berat' atas serangan Teheran terhadap pelayaran komersial," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Berita selengkapnya baca di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya