Liputan6.com, Jakarta - Ibadah kurban merupakan salah satu syariat yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Ibadah kurban berpahala besar dan mengandung hikmah besar untuk shohibul qurban atau mudhohi. Untuk itu, umat Islam perlu mengetahui doa untuk hewan kurban agar menjadi amal terbaik di akhirat.
Doa ini menjadi harapan bahwa hewan kurban terpilih, hanyalah titipan Allah SWT yang akan kembali kepada pemiliknya. Hal ini juga mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan dan kepasrahan kepada Allah.
Advertisement
Perintah berkurban secara eksplisit termaktub dalam Al-Qur’an surah Al-Kautsar ayat 2: "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah". Doa saat menyembelih adalah wujud pengakuan bahwa segala nikmat berasal dari Allah dan ibadah ini semata-mata untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Merujuk buku Saku Fikih Qurban (Inisiatif Zakat Indonesia) dan kitab rujukan fikih lainnya, berikut adalah Untuk mencapai kesempurnaan ibadah, seorang muslim perlu memahami doa doa untuk hewan kurban agar menjadi amal terbaik di akhirat, tata cara, makna kurban, serta hikmah di baliknya.
1. Doa Menyembelih Hewan Kurban
Doa saat menyembelih adalah wujud pengakuan bahwa segala nikmat berasal dari Allah dan ibadah ini semata-mata untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Berdasarkan Buku Saku Fikih Qurban (Inisiatif Zakat Indonesia) dan kitab rujukan fikih lainnya, berikut adalah bacaan doa utama yang dianjurkan:
Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban (Versi Lengkap)
Melalui redaksi yang diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut saat menyembelih:
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي
Latin: Bismillahi wallaahu akbar. Allaahumma minka wa laka. Allaahumma taqabbal minnii.
Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (ternak ini) dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah kurban ini dariku."
Para ulama juga meriwayatkan lafaz yang mengandung pengakuan bahwa seekor hewan hanyalah titipan nikmat dari Allah. Hal ini diperkuat dengan riwayat dalam kitab Taisirul 'Allaam (Imam Abdullah Alu Bassam) yang menjelaskan bahwa seruan “Allahumma minka wa laka” mengajarkan keikhlasan total karena semua milik Allah dan kembali kepada-Nya .
2. Doa Menyembelih Hewan Kurban dari Syekh Wahbah Az-Zuhaili
Doa yang idealnya dibaca sebelum penyembelihan adalah doa yang diajarkan oleh para ulama, seperti yang dinukil oleh Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu. Doa ini mencakup pujian, pengesahan niat, serta permohonan kepada Allah SWT.
Berikut adalah bacaan lengkap doa menyembelih hewan kurban yang dianjurkan:
Arab:وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَأوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْد. اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ. اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي / مِنْ فُلاَن كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ اِبْرَاهِيْمَ خَلِيْلِكَ.
Latin: Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifaw wamaa ana minal musyrikiin, inna sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaati lillaahi robbil ‘aalamiin, laa syariikalahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimin. Bismillaahir rahmaanir rohiim. Allohumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammad. Alloohu akbar, alloohu akbar, alloohu akbar, wa lillaahil hamd. Allohumma haadzihii minka wa ilaika. Allohumma taqobbal minnii/min fulan, kamaa taqobbalta min ibroohim kholiilika.
Artinya: "Aku hadapkan wajahku (hatiku) kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya, dan dengan itulah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang muslim. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan juga kepada keluarganya. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah. Ya Allah, (hewan) ini adalah dari-Mu dan akan kembali kepada-Mu. Ya Allah, terimalah (kurban) dariku/dari Fulan (sebutkan nama), sebagaimana Engkau telah menerima (kurban) dari Ibrahim, kekasih-Mu."
3. Doa Menyembelih Hewan Kurban dari Sayyid Utsman bin Yahya
Doa menyembelih hewan kurban sebagaimana dijelaskan dalam Irsyadul Anam fi Tarjamati Arkanil Islam karya Sayid Utsman bin Yahya
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Latin: "Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim."
Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.
Makna Kurban bagi Umat Islam
Secara bahasa, udhhiyah berarti hewan yang disembelih pada waktu dhuha (pagi hari), sementara secara istilah syariat adalah hewan ternak yang disembelih pada hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah) dengan tujuan mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT .
Makna ibadah ini sangat dalam, antara lain:
- Simbol Ketaatan Mutlak: Kurban mengajarkan kepatuhan tanpa syarat kepada perintah Allah, sebagaimana Nabi Ibrahim AS yang rela menyembelih putranya Ismail AS demi menjalankan mimpi yang merupakan wahyu.
- Pendidikan Jiwa (Tazkiyatun Nafs): Kurban melatih jiwa untuk melepaskan keterikatan terhadap harta benda dan mengedepankan kecintaan kepada Allah.
- Bukti Syukur atas Nikmat: Menyembelih hewan ternak yang merupakan rezeki dari Allah adalah bentuk terima kasih atas limpahan karunia, sekaligus mengakui bahwa pemilik mutlak alam semesta adalah Allah SWT.
Hikmah Berqurban untuk Umat Islam
Dari berbagai sumber fikih, terdapat beberapa hikmah utama yang menjadikan kurban sebagai ibadah yang sangat dianjurkan:
- Menumbuhkan Kepedulian dan Solidaritas Sosial: Hikmah paling nyata adalah pemerataan rezeki. Daging kurban dibagikan kepada fakir miskin dan tetangga, sehingga tidak ada masyarakat yang kelaparan pada hari raya. Hal ini memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjadikan umat Islam lebih bersatu dalam kasih sayang .
- Mendapatkan Ampunan Dosa: Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Hakim dan dijelaskan dalam kitab Fadhail Baitillah, Rasulullah SAW bersabda kepada Fatimah RA, "Saksikanlah penyembelihannya, karena engkau akan mendapat ampunan dari awal tetesan darahnya atas kesalahan yang kau perbuat!" (HR Hakim) .
- Mendekatkan Diri kepada Allah (Ta'dzim Syi'ar): Allah SWT berfirman, "Dan barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati." (QS Al-Hajj: 32). Dengan kurban, seorang muslim meninggikan syiar Islam dan menunjukkan identitas keimanannya .
- Meneladani Akhlak Para Nabi: Kurban adalah sunnahnya para nabi, khususnya Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW. Dengan melaksanakannya, umat Islam menghidupkan tradisi kenabian yang penuh dengan pengorbanan jiwa, harta, dan waktu di jalan Allah .
Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban
Selain doa, agar ibadah kurban lebih utama, hal yang harus diperhatikan adalah proses penyembelihan hewan kurban, yang harus dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat Islam agar daging yang dihasilkan menjadi halal dan berkualitas.
Berikut adalah tata cara yang benar sesuai dengan pedoman rujukan buku Saku Fikih Qurban dan Buku Pedoman Penyelenggaraan Kurban yang Syar'i & Higienis Metode HCCP dari Jakarta Islamic Centre (JIC):
1. Persiapan Awal
- Gunakan Pisau yang Tajam: Pastikan alat penyembelihan (pisau) sangat tajam. Ini adalah tindakan yang mulia dan menyayangi hewan, karena akan mempercepat proses pemotongan dan mengurangi rasa sakit. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Syaddad bin Aus: "Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik pada segala sesuatu. Maka apabila kalian membunuh, bunuhlah dengan cara yang baik; dan apabila kalian menyembelih, sembelihlah dengan cara yang baik, dan hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan menenangkan hewan sembelihannya." (HR Muslim).
- Hindari Mengasah Pisau di Depan Hewan: Jangan sekali-kali mengasah pisau di depan hewan yang akan disembelih, karena dapat menyebabkan ketakutan dan stres pada hewan tersebut.
- Rebahkan Hewan dengan Lembut: Hewan direbahkan pada sisi rusuk kirinya. Hal ini untuk memudahkan penyembelih mengakses leher hewan serta sebagai bentuk penghormatan. Kakinya diikat secukupnya agar tidak memberontak, namun tetap dilakukan dengan lembut.
- Menghadap ke Arah Kiblat: Baik hewan yang akan disembelih maupun orang yang menyembelih, dianjurkan untuk menghadap ke arah Kiblat (Makkah). Ini adalah simbolik bahwa seluruh rangkaian ibadah ini semata-mata ditujukan kepada Allah SWT.
2. Proses Penyembelihan
- Baca Basmalah dan Takbir: Saat akan memotong, bacalah "Bismillah" (Dengan nama Allah). Setelah itu, bacalah "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar). Bacaan "Bismillahi wallahu akbar" (Dengan nama Allah, Allah Maha Besar) ini adalah bacaan wajib yang membedakan sembelihan muslim dengan sembelihan lainnya.
- Baca Doa: Bacalah doa menyembelih hewan kurban yang telah disebutkan di atas dengan penuh penghayatan.
- Potong dengan Tepat: Lakukan penyembelihan dengan memotong tiga saluran utama di leher secara sekaligus dan sempurna, yaitu:
- Tenggorokan (Halqum / saluran pernapasan)
- Kerongkongan (Mari' / saluran makanan)
- Dua urat nadi (Wadajain / pembuluh darah besar kiri dan kanan)Pemotongan yang tepat ini akan mempercepat kematian hewan dan memastikan darah keluar dengan sempurna, sehingga daging menjadi lebih bersih dan sehat (thayyib).
- Jangan Mulai Menguliti Sebelum Hewan Benar-Benar Mati: Tunggulah beberapa saat hingga gerakan-gerakan kejang pada hewan benar-benar berhenti (mati sempurna) sebelum memulai proses pengulitan atau pemotongan. Ini adalah bentuk adab dan menghindari tindakan menyakiti hewan yang masih dalam proses kematian.
Pertanyaan Seputar Doa Untuk Orang yang Berkurban
Apa doa untuk orang yang berkurban?
Lafaz Doa Untuk Orang yang Berkurban
Artinya: "Ya Allah, terimalah kurban dari (nama orang) dan keluarganya." Dengan membaca doa untuk orang yang berkurban ini, kita memohon agar Allah menerima pengorbanan hamba-Nya. Ini juga menjadi bentuk penghormatan kita atas ibadah yang mereka lakukan.
Hewan kurban jadi apa di akhirat?
Hewan Kurban Menjadi Penolong di Akhirat
Dan sesungguhnya darah hewan itu akan diterima di sisi Allah sebelum jatuh ke tanah. Maka berbahagialah kamu dengan (pahala) kurban itu. (HR. Tirmidzi).” Hadits ini menggambarkan bahwa setiap bagian dari hewan kurban menjadi saksi kebaikan di hari akhir.3
Bagaimanakah doa yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam panjatkan tatkala menyembelih hewan kurban?
Nabi Muhammad SAW membaca Bismillah, wallahu akbar (Dengan nama Allah, Allah Maha Besar) serta doa Allahumma minka wa laka saat menyembelih hewan kurban. Beliau juga membaca doa agar kurban diterima dan menyebutkan nama pemilik kurban atau umatnya.
Kapan niat diucapkan ketika berkurban?
Pada dasarnya, niat qurban dilakukan pada saat hewan akan disembelih. Apabila proses penyembelihan tersebut diwakilkan orang lain, sementara mereka yang berqurban sudah berniat dalam hati bahwa ia akan berqurban, maka niat itu sudah sah.