Polantas Ditembak, Kapolda: Jangan Bertugas Sendirian

Saya katakan kepada anggota kita di lapangan untuk selalu hati-hati jika menjalankan tugas. Jangan sendiri, minimal 2 orang jika bertugas.

oleh Silvanus Alvin diperbarui 27 Jul 2013, 14:03 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno mengimbau seluruh anggota untuk berhati-hati saat bertugas di lapangan dan tidak bertugas sendirian. Imbauan itu dikeluarkan menyusul insiden penembakan anggota Polantas Polsek Gambir, Aipda Patah Saktiyono yang terluka setelah ditembak orang tak dikenal.

"Saya katakan kepada anggota kita di lapangan untuk selalu hati-hati jika menjalankan tugas. Jangan sendiri minimal 2 orang, bagi anggota yang akan tugas di lapangan," kata Putut di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Sabtu (27/7/2013).

Selain itu, ia minta agar sesama anggota polisi saling menjaga. "Anggota yang berpakaian preman bertugas menjaga dan mengawasi anggota yang berpakaian dinas," kata Putut yang juga masuk dalam daftar calon Kapolri itu.

Namun, Ia belum mengambil kesimpulan insiden penembakan tersebut sebagai pelemahan aparat kepolisian.

Penembakan Polisi

Sebelumnya, terjadi tren negatif jelang Lebaran 2012 lalu yakni meningkatnya aksi kejahatan menggunakan senjata api. Salah satu faktor peningkatan itu adalah mudahnya memiliki senjata api ilegal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menerangkan pelaku kajahatan bisa mudah mendapatkan senjata api karena kebanyakan merupakan senjata rakitan, sehingga sulit dideteksi penjualannya. "Senpi rakitan yang kami sita, dalam konteks pembuatannya itu sangat sederhana," kata Rikwanto di Jakarta, Kamis 18 Juni lalu.

Ia menambahkan, perajin senapan angin pun bisa membuat senjata api rakitan, karena itu polisi kesulitan mengungkap . "Hanya saja mereka siapa dan di mana, bagaimana mereka mau untuk menerima pemesanan. Ini yang masih kita dalami," imbuh Rikwanto. (Adi/Mut)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya