Kampanye Lingkungan Tak Biasa, Kementerian Ekraf Luncurkan Video Musik Mikro Plastik Tropical Forest

Program AKTIF Musik Kementerian Ekonomi Kreatif mendukung peluncuran video musik bertema lingkungan sebagai upaya penguatan industri musik, sekaligus kampanye kesadaran mikroplastik.

oleh Meila Alfauzi SukmawanDiterbitkan 23 Januari 2026, 16:06 WIB
Lewat program AKTIF Vidio dan Institut Media Digital Emtek (IMDE) berkolaborasi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendorong ekosistem perfilman nasional yang lebih inklusif dan profesional.

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus memperluas peran sektor musik sebagai medium edukasi dan penggerak ekonomi kreatif.

Melalui program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik, Kemenekraf meluncurkan musik video 'Mikro Plastik' karya band reggae asal Jawa Timur, Tropical Forest, sebagai bentuk edukasi terhadap lingkungan.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa AKTIF musik dirancang sebagai program pendampingan terintegrasi  untuk memperkuat industri musik lokal secara berkelanjutan.  Program ini menyasar musisi lokal agar memiliki akses lebih baik terhadap pembiayaan, perlindungan karya, hingga peluang distribusi dan penguatan promosi.

"AKTIF Musik mencakup dukungan pendanaan produksi video musik, fasilitasi kontrak untuk memastikan perlindungan hak cipta dan hak terkait, serta penguatan promosi dan komersialisasi karya agar ekosistem musik lokal semakin kokoh dan mampu bersaing di tingkat nasional," kata Riefky, melansir Antara, Jumat (23/01/2026).

Video musik Mikro Plastik dijadwalkan rilis pada Sabtu 24 Januari 2026. Proyek ini disutradarai oleh Eko Poleng bersama rumah produksi Hypno Creative Media.

Proses pengambilan gambar dilakukan di kawasan Cobaan Talun, Kota Batu, Jawa Timur, dengan visualisasi yang merepresentasikan relasi manusia dan alam yang semakin tertekan oleh gaya hidup instan dan konsumtif.

Media Kampanye Lingkungan dan Edukasi Publik

Ilustrasi sampah botol plastik (sumber foto: pexels.com/Catherine Sheila)

Momentum peluncuran video ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Internasional dan dimanfaatkan sebagai sarana edukasiberikan Kementeriwn Ekraf dan meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya mikroplastik bagi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan.

Tropical Forest menyampaikan apresiasi atas dukungan yang di melalui AKTIF Musik. Menurut band tersebut menilai peran negara sangat penting dalam mendorong kampanye isu lingkungan melalui pendekatan kreatif.

Mereka juga mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi pengguunaan plastik sekali pakai serta memperbaiki kebiasaan dalam pengelolaan sampah.

Sementara itu, Kementerian Ekraf melalui Direktorat Musik, Deputi Bidang Kreativitas Media menegaskan bahwa program AKTIF dirancang sebagai bentuk integrasi kekuatan musik dan visual. Karya ini diharapkan menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam menyuarakan pesan keberlanjutan.

Selain aspek edukasi, program ini juga diarahkan untuk memperluas dampak ekonomi kreatif daerah melalui penguatan talenta, dukungan produksi konten, dan distribusi karya berbasis kreativitas.

 

Infografis Bahaya Mikroplastik dalam Hujan Jakarta. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya