Liputan6.com, Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) melakukan penertiban kepada 57 lapak Ilegal di wilayah IKN, terdiri dari 39 lokasi jual beli besi tua dan 18 warung lapo tuak ilegal.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati menegaskan, tindakan penertiban ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat.
Advertisement
"Selain itu, tindakan ini juga didasari oleh aksi pencurian besi konstruksi bangunan yang telah ditangani sebelumnya di wilayah IKN," kata Thomas dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).
"Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerawanan sosial, gangguan ketentraman dan ketertiban umum. Serta risiko keamanan dan ketentraman hidup yang mengganggu kehidupan masyarakat IKN," tegasnya.
Sebelum tindakan pembongkaran dilakukan, Otorita IKN telah menempuh prosedur persuasif melalui penyampaian surat teguran pada 8 Januari 2026.
Rangkaian proses tersebut meliputi penutupan dan penyegelan tempat usaha. Dusertai dengan langkah pembinaan serta pengarahan kepada para pemilik usaha agar mematuhi regulasi yang berlaku di kawasan Ibu Kota Nusantara.
Layanan Perbankan dan Retail Baru di IKN
Beberapa waktu lalu, Bank Artha Graha Internasional bersama Electronic City dan Grooceries City resmi hadir di Ibu Kota Nusantara (IKN), untuk memberikan pelayanan di sektor perbankan dan retail.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, memberikan apresiasi atas realisasi investasi yang dilakukan oleh grup usaha milik Artha Graha.
"Kami sangat mengapresiasi komitmen Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City yang telah merealisasikan investasinya di IKN. Kehadiran sektor perbankan dan ritel ini sangat krusial dalam membangun ekosistem kota yang hidup. Ini adalah bukti kepercayaan investor terhadap prospek IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia," ujarnya.
Bank Artha Graha Internasional
Bank Artha Graha Internasional hadir di IKN menyediakan berbagai layanan utama perbankan. Antara lain pembukaan rekening, transaksi keuangan, serta digital banking.
"Kehadiran kantor ini juga menjadi bagian dari komitmen Bank Artha Graha Internasional untuk mendukung inklusi keuangan nasional, sekaligus memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah baru," ungkap Sudiro.
Di sisi lain, Electronic City turut hadir menyediakan produk elektronik rumah tangga dan gawai bagi para penduduk di sekitar IKN. Sementara Grooceries City hadir mengusung konsep belanja hemat untuk masyarakat dan pekerja di IKN.
Pembangunan Jalan Utama KIPP IKN Capai 99%
Sebelumnya, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melaporkan, pembangunan Jalan 1B-1C, yang dirancang menjadi jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN mendekati penyelesaian.
Pembangunan jaringan jalan tersebut dilaksanakan melalui tujuh paket pekerjaan (Paket A–G) dengan rata-rata progres pembangunan telah mencapai 99 persen.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Jalan 1B dan 1C ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan efisien di KIPP IKN.
"Jalan-jalan ini tidak hanya mendukung mobilitas harian, tetapi juga menjadi penghubung antar fungsi kawasan yang akan menopang aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat di IKN," ujar Basuki, Rabu (7/1/2026).
Progres Pembangunan
Berikut progres pembangunan masing-masing paket pada Jalan 1B-1C di KIPP IKN.
1.Paket A dengan progres 99 persen, merupakan jalan pada Seksi 1 sepanjang 1,3 km yang menghubungkan hunian vertikal ASN 1 hingga ke arah Lapangan PSSI.
2.Paket B dengan progres 100 persen, merupakan jalan pada Seksi 2 sepanjang 1,9 km yang akan melewati beberapa persil strategis, termasuk Sekolah Al-Azhar.
3.Paket C dengan progres 100 persen, merupakan jalan pada Seksi 3 sepanjang 1,8 km yang melayani akses menuju kawasan pendidikan, seperti Sekolah Taruna Nusantara.
4.Paket D dengan progres 100 persen, merupakan jalan pada Seksi 5 sepanjang 2,2 km yang mendukung konektivitas antar kawasan persil investasi pergudangan sunhub.
5.Paket E dengan progres 99 persen, merupakan jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 km yang menghubungkan Lapangan PSSI dan RS Mayapada.
6.Paket F dengan progres 100 persen, merupakan jalan sepanjang 2,5 km yang menghubungkan sisi samping dan lanjutan jalan tol Seksi 6C, melewati persil menuju RS Abdi Waluyo serta terhubung dengan exit Tol Pulau Balang.
7.Paket G dengan progres 100 persen, merupakan jalan sepanjang 1 km pada Seksi 4 yang mengarah ke Sekolah Taruna Nusantara.