PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Perkuat Infrastruktur Melalui Fasilitas Tangki Bitumen

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melalui anak usahanya memulai pembangunan fasilitas tangki bitumen berkapasitas 12.000 m³, memperkuat infrastruktur industri dan pasokan nasional.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 02 Desember 2025, 19:17 WIB
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) membangun fasilitas tangki bitumen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), yang juga dikenal sebagai CDI Group, telah mengambil langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur nasional. Chandra Daya Investasi resmi memulai pembangunan (groundbreaking) fasilitas tangki bitumen berkapasitas total 12.000 meter kubik.

Proyek vital ini dilaksanakan melalui anak usahanya di pilar kepelabuhanan dan penyimpanan, PT Redeco Petrolin Utama (RPU). Pembangunan fasilitas ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan dan penanganan pasokan bitumen secara terintegrasi di Indonesia.

Fasilitas ini akan terdiri dari tiga tangki dengan kapasitas masing-masing 3.000 m³, 4.000 m³, dan 5.000 m³.

Proyek ini merupakan langkah strategis PT Chandra Daya Investasi Tbk dalam memperkuat penyediaan infrastruktur industri yang terintegrasi. Fasilitas ini juga akan mendukung integrasi aset-aset Chandra Asri Group sebagai induk usaha CDI Group, dengan Aster Chemicals and Energy Pte Ltd berperan sebagai pemasok bitumen.

Presiden Direktur grup CDI, Fransiskus Ruly Aryawan menuturkan, pembangunan fasilitas ini merupakan langkah penting untuk memperkuat integrasi infrastruktur industri. Dengan rekam jejak RPU yang kuat di sektor kepelabuhanan dan penyimpanan sejak 1986 di Merak, Banten, CDI Group siap berkontribusi pada pengembangan infrastruktur nasional.

Dengan penambahan fasilitas ini, RPU akan mengoperasikan total 75 tangki penyimpanan yang menampung berbagai produk, termasuk petrokimia, minyak bumi, pelumas, dan bitumen sebagai produk cair baru. RPU juga memiliki dan mengoperasikan dua dermaga yang terhubung dengan jaringan tangki penyimpanan, memungkinkan layanan bongkar muat yang efisien.

Fasilitas penyimpanan bitumen tersebut direncanakan mulai beroperasi pada kuartal III 2026, menandai komitmen PT Chandra Daya Investasi Tbk dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur penting untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Memperkuat Grup Chandra Daya Investasi

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Beroperasi sejak 1986, RPU dikenal andal dalam layanan kepelabuhanan dan penyimpanan dan terminal di Merak, Banten. Kehadiran fasilitas tangka bitumen dapat semakin memperkuat CDI Group melalui RPU sebagai mitra strategis bagi industri yang membutuhkan solusi logistik dan penyimpanan cair berstandar tinggi, serta mampu memperluas jangkauan layanan infrastruktur bagi sektor industri nasional.

Mengenal PT Chandra Daya Investasi Tbk

Penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (4/7/2024) menunjukan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) merupakan entitas investasi infrastruktur terkemuka yang beroperasi di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini adalah anak perusahaan dari PT Chandra Asri Pacific Tbk, sebuah solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka, serta EGCO Group, perusahaan listrik terkemuka dari Thailand.

CDIA resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) usai menggelar penawaran umum perdana saham (IPO) pada 9 Juli 2025. IPO ini disambut antusias oleh investor, dengan tingkat oversubscription mencapai 563,64 kali dan menarik 400.126 investor.

Keberhasilan IPO tersebut menjadi fondasi kuat bagi PT Chandra Daya Investasi Tbk untuk terus berekspansi. Perusahaan mencatat lonjakan laba bersih yang signifikan, mencapai USD 83,5 juta atau sekitar Rp 1,38 triliun hingga September 2025, naik 269,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya