Liputan6.com, Jakarta - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, perusahaan yang fokus pada pengolahan dan pencucian sarang burung walet, akan mencatatkan saham di pasar modal Indonesia. Perusahaan ini berencana untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan memakai kode saham RLCO.
Langkah strategis ini bertujuan untuk menghimpun dana segar yang signifikan dari publik. RLCO menargetkan perolehan dana maksimal hingga Rp 105 miliar melalui aksi korporasi ipo ini. Proses penawaran saham perdana ini diharapkan dapat mendukung ekspansi dan kebutuhan modal kerja perseroan pada masa mendatang.
Advertisement
Dalam rangka IPO ini, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk akan menawarkan sebanyak-banyaknya 625 juta saham kepada publik dengan nilai nominal Rp 50. Jumlah saham yang dilepas itu 20% dari total modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan setelah pelaksanaan IPO.
Harga penawaran saham ipo yang ditawarkan oleh perseroan berkisar antara Rp 150 hingga Rp 168 per saham. Dengan rentang harga tersebut, potensi dana maksimal yang dapat dihimpun dari ipo ini diperkirakan mencapai Rp 105 miliar. Angka ini menunjukkan ambisi perusahaan untuk memperkuat struktur permodalannya.
Untuk proses penawaran umum perdana ini, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk telah menunjuk PT Samuel Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Jadwal IPO:
- Masa penawaran awal pada 24-26 November 2025
- Tanggal efektif pada 28 November 2025
- Masa penawaran umum perdana saham pada 2-4 Desember 2025
- Tanggal penjatahan pada 4 Desember 2025
- Tanggal distribusi saham secara elektronik pada 5 Desember 2025
- Tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2025
Alokasi Dana IPO untuk Pengembangan Bisnis
Dana yang berhasil dihimpun dari ipo RLCO memiliki alokasi penggunaan yang telah direncanakan secara matang. Sekitar 56,33% dari total dana ipo akan digunakan untuk pemenuhan modal kerja perseroan.
Fokus utama penggunaan modal kerja ini adalah untuk pembelian bahan baku sarang walet. Selain itu, sekitar 43,67% dari dana ipo akan disetorkan kepada PT Realfood Winta Asia dalam bentuk penyertaan modal. Dana ini juga akan dialokasikan untuk pembelian bahan baku, khususnya sarang burung walet, guna mendukung operasional anak perusahaan.
Kinerja Keuangan RLCO
Kinerja keuangan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk menunjukkan pertumbuhan yang positif hingga Mei 2025. Perseroan berhasil mencatat penjualan sebesar Rp 231,3 miliar, meningkat signifikan dari Rp 156,76 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan penjualan ini juga diiringi dengan lonjakan laba periode berjalan. Hingga Mei 2025, laba perseroan mencapai Rp 12,38 miliar, naik drastis dibandingkan Rp 1,8 miliar pada Mei 2024. Hal ini mengindikasikan efisiensi operasional dan peningkatan profitabilitas.
Dari sisi neraca, aset perseroan tumbuh menjadi Rp 685,77 miliar per 31 Mei 2025, dari Rp 636,97 miliar pada Mei 2024. Sementara itu, total liabilitas menunjukkan penurunan menjadi Rp 509,25 miliar dari Rp 572,01 miliar. Peningkatan ekuitas menjadi Rp 176,51 miliar dari Rp 64,9 miliar juga mencerminkan kesehatan finansial perusahaan.
Profil dan Transformasi Bisnis PT Abadi Lestari Indonesia Tbk
PT Abadi Lestari Indonesia Tbk bergerak di sektor Consumer Non-Cyclicals dengan subsektor Processed Foods. Bidang usaha utamanya meliputi pengolahan dan pencucian sarang burung walet, serta perdagangan produk-produk kesehatan. Perusahaan ini telah dikenal sebagai salah satu pemain kunci dalam industri sarang burung walet.
Perseroan telah mengalami transformasi bisnis yang signifikan, dari sekadar eksportir sarang burung walet menjadi produsen produk Superfood melalui anak usahanya. Transformasi ini dilakukan untuk menyelaraskan diri dengan perubahan preferensi konsumen dan kebutuhan kesehatan yang terus berkembang di masyarakat.
Portofolio produk RLCO kini mencakup beragam inovasi nutrisi berbasis protein, seperti minuman sarang burung walet, kaldu ayam tinggi protein, dan suplemen kolagen. Produk-produk ini dirancang untuk mendukung energi harian, pemulihan cepat, dan vitalitas jangka panjang.