Sentimen Negatif Silih Berganti, IHSG Tunda Peluang Rebound

IHSG masih dibayangi sentimen negatif yang datang silih berganti, IHSG kemungkinan bakal menunda peluang mengalami rebound.

oleh Syahid Latif diperbarui 25 Jun 2013, 06:55 WIB
Awan gelap masih belum beranjak dari lantai bursa Indonesia. IHSG masih terkena tekanan jual para pemodal asing yang khawatir dengan penghentian program stimulus The Fed.

Bahkan dengan adanya kepastian waktu kenaikan harga BBM yang telah diumumkan di akhir pekan kemarin juga belum mampu membalikkan pasar. Padahal, sentimen tersebut terus mewarnai pasar selama kurang lebih 2 pekan terakhir.

Kondisi kurang lebih saham kemungkinan bisa kembali muncul pada perdagangan Selasa (25/6/2013). IHSG diperkirakan tak mempunyai peluru untuk mengalami rebound yang tampaknya harus kembali tertunda.

"Tekanan jual masih ada. Sentimen negatif juga datang silih berganti," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam ulasannya.

Reza memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.405-4.415 dan resistance 4.456-4.486. Pola teknikal indeks menyerupai two inside down menyentuh lower bollinger bands (LBB).

MACD melanjutkan penurunan dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih berada di sekitar area oversold.

Menurut Reza, belum pulihnya bursa saham nasional terjadi akibat pasar sedang mencari sentimen negatif lainnya untuk membuat IHSG semakin terpuruk, selain dari faktor profit taking semata.

"Kepanikan berlebihan dan masih jualannya asing membuat IHSG tidak kuat bertahan lama di zona positif di awal sesi perdagangan awal pekan ini," kata dia.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertinggi 4.561,55 di awal sesi I dan menyentuh level terendah 4.429,46 di akhir sesi II dan berakhir di level 4.515,37.

Di tengah sentimen negatif, berikut adalah saham-saham yang layak jadi pertimbangan:

1.  PTPP, buy on weakness dengan posisi support 1.350-1.370 dan resistance 1.450-1.500
2.  LPKR, trading buy dengan posisi support 1.390-1.430 dan resistance 1.510-1.520
3.  AKRA, buy on weakness dengan posisi support 4.700-4.800 dan resistance 4.850-4.950
4.  ICBP, trading buy dengan posisi support 10.250-10.500 dan resistance 10.850-11.000

Saham-saham lainnya:

5.  ASII trading sell jika 6.250 gagal bertahan
6.  SMCB buy on weakness jika berada di bawah 2.450
7.  ITMG trading sell jika 25.500 gagal bertahan
8.  KLBF trading buy selama naik 1.180
9.  MLPL trading sell jika 550 gagal bertahan
10. BSDE buy on weakness jika berada di bawah 1.650
11. EXCL trading buy selama naik 4.300. (Shad)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya