Sukses

Apa Itu Sampo Organik? Begini Manfaatnya untuk Rambut

Sampo organik semakin populer di kalangan konsumen yang peduli terhadap kesehatan rambut dan lingkungan. Namun, apa sebenarnya sampo organik? Begini penjelasannya.

Liputan6.com, Jakarta Sampo organik dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami yang diproduksi tanpa menggunakan pestisida atau bahan kimia sintetis, yang membuatnya ramah lingkungan dan lebih aman untuk digunakan.

Berbeda dengan sampo konvensional yang mungkin mengandung bahan kimia yang keras dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit kepala, sampo organik cenderung lebih lembut dan tidak mengandung bahan-bahan berpotensi berbahaya. 

Selain manfaatnya untuk kesehatan, sampo organik juga dianggap memiliki dampak positif pada lingkungan. Dengan memilih sampo organik, pengguna tidak hanya merawat, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Agar tidak salah pilih, simak manfaat sampo organik dan cara memilihnya berikut ini, yang telah dirangkum dari berbagai sumber pada Jumat (17/05/2024). 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 12 halaman

Apa yang Dimaksud dengan Sampo Organik?

Banyak orang kini beralih ke sampo organik karena formulanya yang ramah bagi kulit kepala dan juga lingkungan. Sampo organik dibuat dari bahan-bahan alami yang bermanfaat untuk kesehatan kulit kepala dan rambut. 

Selain itu, sampo organik tidak mengandung bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi, seperti SLS/SLES, silicone, paraben, dan fragrance. Meskipun tidak mengandung fragrance, sampo organik tetap memiliki aroma harum berkat kandungan bahan-bahan alami di dalamnya.

Sampo organik merupakan pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut. Namun, perlu dicatat bahwa sampo organik umumnya lebih mahal dibandingkan dengan sampo biasa.

3 dari 12 halaman

Cara Memilih Produk Sampo Organik

Dengan memilih sampo organik, pengguna tidak hanya merawat, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Agar tidak salah pilih, simak dan cara memilih sampo organik yang tepat di bawah ini!

4 dari 12 halaman

1. Pilih Sampo Organik dengan Melihat Sertifikasi dan Komposisinya

Untuk menentukan apakah suatu produk merupakan sampo organik, dapat memeriksa apakah produk tersebut memiliki sertifikasi dari lembaga sertifikasi organik, seperti ECOCERT. Jika produk tidak memiliki sertifikasi, namun mengklaim sebagai organik, penting untuk memeriksa komposisi bahan-bahannya.

Pastikan bahwa komposisinya terbuat dari bahan-bahan alami dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Berikut adalah daftar bahan yang sebaiknya tidak terdapat dalam sampo organik:

  • SLS (Sodium Laureth Sulfate)
  • SLES (Sodium Lauryl Ether Sulfate)
  • Dimethicone
  • Dimethicone Copolyol
  • Amodimethicone
  • Cyclomethicone
  • Paraben
  • Fragrance
5 dari 12 halaman

2. Pilih Sampo dengan pH 5-5,5 untuk Kulit Kepala Sensitif

Sampo organik seringkali menjadi pilihan yang baik untuk kulit kepala sensitif karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya. Namun, tetaplah berhati-hati dalam memilih sampo organik untuk kulit kepala sensitif. 

Setelah memeriksa komposisi dan sertifikasinya, penting juga untuk memperhatikan tingkat keasaman atau pH sampo tersebut. Tingkat keasaman yang ideal untuk produk perawatan tubuh, termasuk sampo, bagi kulit sensitif adalah antara 5 hingga 5,5, yang sejajar dengan pH kulit.

Tingkat keasaman yang terlalu rendah atau terlalu tinggi pada sampo bisa menyebabkan iritasi pada kulit kepala sensitif. Banyak sampo organik yang mengklaim memiliki keseimbangan pH tanpa merinci angkanya. 

Klaim semacam ini bisa membingungkan, apakah pH balance merujuk pada pH yang sesuai dengan kulit normal atau pH netral (pH 7). Tidak apa-apa jika pemilik kulit sensitif memilih produk sampo dengan klaim pH balance, namun disarankan untuk menghentikan penggunaan jika terjadi reaksi iritasi.

Kulit kepala yang sensitif seringkali rentan mengalami kekeringan. Oleh karena itu, penting untuk memilih sampo organik yang mengandung banyak pelembab.

Pelembab tersebut membantu menjaga kelembaban kulit kepala yang kering, sehingga dapat mengurangi kemungkinan iritasi. Kandungan pelembab dalam sampo organik sering berasal dari minyak tumbuhan, seperti:

  • Minyak jojoba
  • Minyak argan
  • Minyak zaitun
  • Minyak kelapa
  • Shea butter
  • Santan kelapa
6 dari 12 halaman

3. Pilih Sampo yang Mengandung Piroctone Olamine dan Zinc Pyritihione untuk Kulit Kepala Berminyak dan Berketombe

Kulit kepala yang berketombe seringkali juga cenderung berminyak. Kadar minyak yang berlebihan dapat memicu pertumbuhan jamur Malassezia secara berlebihan, yang pada akhirnya menyebabkan ketombe. Bahan aktif yang terbukti efektif dalam mengatasi ketombe sambil mengontrol produksi minyak adalah piroctone olamine dan zinc pyrithione.

Jika sampo organik yang dipertimbangkan tidak mengandung bahan aktif tersebut, alternatifnya adalah mencari sampo organik yang mengandung minyak rosemary atau ekstrak rosemary. 

Rosemary memiliki sifat antijamur yang dapat membantu mengatasi ketombe. Selain itu, rosemary juga memiliki sifat astringent yang dapat membantu mengontrol produksi minyak sambil membersihkan kulit kepala.

7 dari 12 halaman

4. Untuk Kerontokan Rambut, Ketahui Penyebabnya agar Tidak Salah Pilih

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kerontokan rambut, termasuk pengaruh hormonal, keberadaan ketombe, kulit kepala yang terlalu kering atau teriritasi, dan kondisi autoimun. 

Kerontokan rambut karena perubahan hormon sering terjadi pada wanita yang sedang hamil atau menyusui. Jika mengalami kondisi ini, penting untuk memilih sampo yang sesuai dengan jenis kulit kepala, karena fungsi utama sampo adalah membersihkan kulit kepala.

Jika kerontokan disebabkan oleh kulit kepala yang terlalu kering atau teriritasi, disarankan untuk memilih sampo organik yang memiliki efek melembabkan.

Untuk mengatasi kerontokan akibat ketombe, pilihlah sampo organik yang dapat mengatasi ketombe terlebih dahulu. Pastikan sampo mengandung bahan aktif seperti piroctone olamine, zinc pyrithione, dan rosemary, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Sedangkan jika kerontokan disebabkan oleh kondisi autoimun, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Hal ini karena mungkin memerlukan pengobatan yang lebih holistik daripada sekadar memilih sampo.

8 dari 12 halaman

Apa Zat Penyusun Shampo?

Sebagai bahan utama sampo digunakan sabun bubuk, sedangkan sebagai bahan pengencer biasanya digunakan natrium karbonat, natrium bikarbonat, natrium seskuikarbonat, dinatrium fosfat, atau boraks.

9 dari 12 halaman

Apa Akibat Keseringan Pakai Sampo?

Terlalu sering mencuci rambut tidak hanya gagal membuat rambut tetap bersih dan harum, tetapi juga dapat menyebabkan rambut menjadi kering, mudah rontok, dan berketombe. Mencuci rambut adalah salah satu rutinitas kebersihan tubuh yang pasti dilakukan secara teratur. Tentu sangat tidak nyaman jika rambut kotor karena tidak sempat dicuci.

10 dari 12 halaman

Apakah Ada Shampo Bubuk?

Shampo bubuk merupakan salah satu produk perawatan rambut yang sangat efektif. Penggunaan produk ini dapat membantu mengatasi berbagai masalah rambut.

11 dari 12 halaman

Shampo Clear Mengandung Apa?

Sampo Clear mengandung piroctone olamine, bahan antiketombe yang berfungsi mengontrol pertumbuhan mikroorganisme di kulit kepala dan mencegah pembentukan ketombe. Selain itu, sampo ini juga diperkaya dengan 10 kali lebih banyak niacinamide yang berguna untuk menutrisi kulit kepala serta menguatkan folikel rambut.

12 dari 12 halaman

Apakah Sampo Pantene Mengandung Sulfat?

Tidak hanya sekadar melembapkan, Pantene Micellar Rosewater Detox and Hydrate Shampoo adalah shampo bebas sulfat, sehingga cocok untuk semua jenis rambut. Selain itu, perpaduan antioksidan dan pro-vitamin B5 juga berperan dalam melembapkan kulit kepala serta menghasilkan rambut yang berkilau, lembut, dan tebal.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.