Liputan6.com, Jakarta- Sejumlah barang bukti dikumpulkan polisi dalam proses penyelidikan kasus tewasnya diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ADP (39). Kini barang bukti itu pun diperlihatkan ke publik.
Barang bukti dimasukkan dalam plastik klip bening, disusun rapi di atas meja panjang beralas kain putih. Tak hanya gulungan lakban dan laptop.
Advertisement
Ada barang pribadi korban, seperti bungkus kondom dan pelumas merek VIVO. Tampak juga potongan lakban, kantong plastik, kartu akses kamar 105, flashdisk, pakaian korban, dan satu koper merah.
Ada pula, sisa-sisa sampah makanan seperti bungkus kopi, snack, hingga plastik kresek bekas buang sampah.
Tak hanya itu, nampak juga peralatan mandi seperti sabun, sampo, dan facial wash hingga satu gelas kaca dan handphone milik korban.
Dalam kasus ini, 24 orang telah diperiksa sebagai saksi termasuk istri korban dan penjaga kost serta penghuni yang pertama kali menemukan korban.
Pihak kepolisian juga bekerja sama dengan sejumlah ahli untuk mengungkap penyebab kematian korban secara terang-benderang. Disebutkan antara lain tim dokter forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang melakukan pemeriksaan otopsi terhadap jenazah korban.
Sidik Jari ADP Diperiksa
Lebih lanjut, tim Inafis Polri turut memeriksa sidik jari yang ditemukan di tempat kejadian perkara. Tak hanya itu, sampel DNA juga dikumpulkan dari sejumlah barang milik korban untuk uji kecocokan. Pemeriksaan juga mencakup analisis barang bukti elektronik yang ditemukan di lokasi, seperti laptop, handphone, CCTV.
Di sisi lain, penyelidik juga mendalami latar belakang korban. Dalam kaitan ini, penyelidik menggandeng tim ahli dari psikologi forensik.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turut mengawasi proses penyelidikan. Keduanya juga meninjau tempat kejadian perkara.
Dalam perkara ini, Polda Metro Jaya juga melakukan audiensi dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Kemananan.
Berikut daftar barang bukti:
- Pakaian
- Laptop 2
- Lakban kuning
- Kartu akses gerbang
- Kartu akses kamar 105
- Beberapa flashdisk
- Peralatan mandi seperti shampoo, sabun mandi, facial wash dll
- Sisa sampah makanan ada bungkus kopi, snack, kardus kondom, dan botol pelumas
- Handphone
- Sd card
- Kotak berisi
>> satu plastik bening yang diambil dari koper merah
>> Satu buah gelas kaca
>> Satu gulungan lakban warna kuning
>> Satu plastik yang disita dari penyidik
>> Potongan lakban warna kuning
>> Satu buah katong plastik kresek warna.