Jadi Proyek Kesayangan Kim Jong Un, Resor Pantai Megah Korea Utara Bakal Disambangi Wisatawan Rusia

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 03 Juli 2025, 14:35 WIB
Jadi Proyek Kesayangan Kim Jong Un, Resor Pantai Megah Korea Utara Bakal Disambangi Wisatawan Rusia
Media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA), mengabarkan pada 2 Juli 2025 bahwa Korea Utara akan membuka kawasan resor besar-besaran di pantai timurnya dan menjadi proyek pariwisata kesayangan pemimpin Kim Jong Un. Resor megah bernama Kawasan Wisata Pantai Wonsan Kalma atau Wonsan Kalma Coastal Tourist Area tersebut dapat menampung hampir 20.000 pengunjung. Dikabarkan, sejumlah wisatawan Rusia akan mengunjungi resor tersebut untuk pertama kalinya pada Senin (7/7/2025). Sebelumnya, pada pekan lalu, pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengatakan bahwa pembangunan kawasan wisata itu akan menjadi salah satu kesuksesan terbesar tahun ini. Dan Korea Utara akan membangun lebih banyak zona wisata berskala besar dalam waktu sesingkat mungkin.
Wisatawan domestik mengunjungi pantai di Kawasan Wisata Pesisir Wonsan Kalma di Wonsan, Provinsi Kangwon, Korea Utara pada tanggal 1 Juli 2025. (KIM Won Jin/AFP)
Media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA), mengabarkan pada 2 Juli 2025 bahwa Korea Utara akan membuka kawasan resor besar-besaran di pantai timurnya dan menjadi proyek pariwisata kesayangan pemimpin Kim Jong Un. (KIM Won Jin/AFP)
Resor megah bernama Kawasan Wisata Pantai Wonsan Kalma atau Wonsan Kalma Coastal Tourist Area tersebut dapat menampung hampir 20.000 pengunjung. (KIM Won Jin/AFP)
KCNA merilis gambar-gambar yang menunjukkan para wisatawan mengenakan pakaian renang warna-warni sedang menikmati pantai. (KIM Won Jin/AFP)
Dikabarkan, sejumlah wisatawan Rusia akan mengunjungi resor tersebut untuk pertama kalinya pada Senin (7/7/2025). (KIM Won Jin/AFP)
Sebelumnya, pada pekan lalu, pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengatakan bahwa pembangunan kawasan wisata itu akan menjadi salah satu kesuksesan terbesar tahun ini. (KIM Won Jin/AFP)
Dan Korea Utara akan membangun lebih banyak zona wisata berskala besar dalam waktu sesingkat mungkin. (KIM Won Jin/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya