Jelang HUT ke-104, Anggota Partai Komunis China Capai 100 Juta dan Didominasi Generasi Muda

Menurut laporan Departemen Organisasi Komite Sentral Partai Komunis China, jumlah organisasi di tingkat dasar partai juga mengalami peningkatan signifikan.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 30 Juni 2025, 22:25 WIB
Penampil berpakaian seperti petugas penyelamat berkumpul di sekitar bendera Partai Komunis selama pertunjukan gala menjelang peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China di Beijing, China, 28 Juni 2021. Partai Komunis China akan merayakan HUT ke-100 pada 1 Juli 2021. (AP Photo/Ng Han Guan)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Komunis China (PKC) sebagai satu-satunya kekuatan politik utama di negeri tirai bambu telah melampaui 100 juta anggota pada akhir 2024. Pertumbuhan ini dirilis jelang peringatan ulang tahun ke-104 berdirinya PKC pada 1 Juli 2025.

Data ini berdasarkan laporan yang dirilis oleh Departemen Organisasi Komite Sentral PKC yang menyebutkan, total anggota partai mencapai 100,27 juta orang. Jumlah ini meningkat hampir 1,09 juta dibandingkan 2023.

"Keanggotaan PKC terus mengalami pertumbuhan yang stabil, dengan struktur yang semakin membaik dan organisasi partai di tingkat akar rumput yang semakin kuat," demikian isi laporan yang diterbitkan oleh Departemen Organisasi Komite Sentral PKC, dikutip Senin (30/6/2025).

Menurut laporan Departemen Organisasi Komite Sentral PKC, jumlah organisasi di tingkat dasar partai juga mengalami peningkatan signifikan. Pasalnya, hingga akhir 2024, terdapat 5,25 juta organisasi akar rumput, naik 74.000 unit dari 2023.

Kuatnya fondasi organisasi PKC di tingkat bawah juga disebut menjadi kunci dalam menopang modernisasi ala China yang saat ini tengah digencarkan pemerintah.

"Struktur partai terus membaik dan organisasi tingkat dasar semakin kokoh," demikian isi laporan tersebut.

Salah satu sorotan utama dalam laporan ini juga terkait dengan profil anggota baru PKC yang mengalami pergeseran demografis signifikan. Di mana sepanjang 2024, lebih dari 2,13 juta orang telah bergabung dengan PKT, 83,7 persennya merupakan mereka yang berusia 35 tahun ke bawah.

Peran Perempuan Meningkat

Upacara peletakan batu pertama museum diadakan pada 26 Agustus 2018, dan konstruksi dimulai pada 10 September di tahun yang sama. Sesuai filosofi awal, museum harus menjadi semacam aula suci: Pusat pendidikan untuk membimbing masyarakat mengikuti instruksi partai, dan lembaga otoritatif untuk penelitian dan publisitas sejarah partai. (AP Photo/Louise Delmotte)

Selain itu, 54,4 persen dari anggota baru PKC ialah mereka lulusan perguruan tinggi jenjang diploma atau lebih tinggi. Sementara 52,6 persen berasal dari garis depan sektor produksi dan pekerjaan, seperti pekerja industri dan profesional lapangan.

Kemudian, secara keseluruhan sekitar 57,6 persen anggota PKC memiliki latar belakang pendidikan minimal diploma. Angka ini naik 1,4 poin persentase dibandingkan 2023.

Pada laporan tersebut, peran perempuan dalam PKC juga dinyatakan mengalami peningkatan. Hingga akhir 2024, tercatat ada 31 juta anggota perempuan, atau sekitar 30,9 persen dari total keanggotaan. Jumlah ini naik 0,5 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, anggota PKC dari kelompok etnis minoritas diklaim tetap stabil di angka 7,7 persen. Angka ini disebut telah mencerminkan upaya partai untuk menjaga keberagaman dalam struktur organisasinya.

Meski ada tren peningkatan jumlah anggota dari kalangan muda dan terpelajar, pekerja dan petani tetap menjadi salah satu kelompok terbesar dalam keanggotaan PKC. Menurut laporan, mereka mencakup sekitar 33 persen dari total anggota.

Infografis Perbedaan KRL Lama Buatan Jepang Vs China. (Liputan6.com/Abdillah/Gotri)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya