Sesuai Prediksi, Harga Emas Terjun Bebas ke Level Terendah Hari Ini

Harga emas anjlok 2% hingga mencapai titik terendah dalam dua minggu pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) karena pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Israel mengurangi permintaan emas batangan sebagai aset safe haven.

oleh Septian DenyDiterbitkan 25 Juni 2025, 07:30 WIB
Ilustrasi harga emas dunia. Harga emas anjlok 2% hingga mencapai titik terendah dalam dua minggu pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) karena pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Israel mengurangi permintaan emas batangan sebagai aset safe haven. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta Harga emas anjlok 2% hingga mencapai titik terendah dalam dua minggu pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) karena pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Israel mengurangi permintaan emas batangan sebagai aset safe haven.

Dikutip dari CNBC, Rabu (25/6/2025), harga emas dunia di pasar spot turun 1,5% menjadi USD 3.316,80 per ons, setelah sebelumnya turun lebih dari 2% ke level terendah sejak 9 Juni.

Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup pada level 1,8% lebih rendah pada USD 3.333,9.

“Penurunan ketegangan di Timur Tengah merupakan faktor utama yang membebani emas. Permintaan terhadap aset safe haven telah menurun dan pasar lebih cenderung mengambil risiko,” kata Wakil Presiden dan Ahli Strategi Logam Senior di Zaner Metals, Peter Grant.

“Kami mendapat dukungan yang cukup baik di sekitar USD 3.300 dan kemudian dukungan yang bahkan lebih baik lagi mungkin di USD 3.250," tututr dia..

Saham global melonjak dan dolar AS melemah pada hari Selasa setelah berita gencatan senjata antara Israel dan Iran, sementara pasar mengabaikan apa yang disebut Presiden AS Donald Trump sebagai pelanggaran oleh kedua belah pihak.

 

Serangan Israel

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, sebelumnya mengatakan pada hari itu bahwa ia telah memerintahkan militer untuk melancarkan serangan baru terhadap target-target di Teheran, sebagai tanggapan atas apa yang ia katakan sebagai rudal-rudal Iran yang ditembakkan dalam “pelanggaran terang-terangan” terhadap gencatan senjata.

“Ada beberapa pertanyaan tentang apakah gencatan senjata ini akan bertahan ... sampai masalah ini benar-benar teratasi, saya pikir penurunan (untuk emas) mungkin cukup terbatas,” tambah Grant.

Sementara itu, Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan dalam kesaksian yang disiapkan untuk disampaikan pada sidang kongres pada hari Selasa bahwa bank sentral membutuhkan lebih banyak waktu untuk melihat apakah kenaikan tarif mendorong inflasi lebih tinggi, sebelum mempertimbangkan pemotongan suku bunga.

 

Penurunan Suku Bunga

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Pasar mengantisipasi penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada akhir tahun, dimulai pada bulan Oktober dengan penurunan sebesar 25 basis poin.

Harga emas tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga rendah karena merupakan aset dengan imbal hasil nol.

Sementara itu, harga perak jatuh ke titik terendah sejak 5 Juni, turun 0,8% menjadi USD 35,83 per ons. Harga platinum naik 1,8% menjadi USD 1.317,87, sementara harga paladium turun 1,3% menjadi USD 1.062,73. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya