Marak Begal, Ridwan Kamil Perkuat Koordinasi Tingkatkan Keamanan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi soal maraknya tindak kriminal begal yang terjadi belakangan ini di sejumlah wilayah di Jabar.

oleh Huyogo Simbolon diperbarui 13 Jan 2023, 08:00 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Aula Barat, Gedung Sate, Kamis (21/4/2022) dalam acara Peringatan Hari Kartini Tingkat Provinsi Jabar.

Liputan6.com, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi soal maraknya tindak kriminal begal yang terjadi belakangan ini di sejumlah wilayah di Jabar. Ia memperkuat koordinasi dengan pemangku kebijakan terkait untuk meningkatkan keamanan.

"Saya akan terus mengoordinasikan keamanan di Depok, Bekasi, Pangandaran, Tasikmalaya, dan Garut yang sempat ramai (pembegalan), termasuk di Bandung," kata Ridwan Kamil saat menghadiri acara Perayaan Natal Bersama TNI, Polri, dan PNS Tahun 2022 Se-Wilayah Korgatap II/Bandung di Gedung Graha Tirta Siliwangi, Kota Bandung, Kamis (12/1/2023).

Selain itu, Ridwan Kamil juga mengimbau kepada warga Jabar untuk menghidupkan kembali ronda malam dan menggencarkan siskamling sehingga dapat menekan tindak kriminalitas.

Warga juga diimbau segera melaporkan jika melihat ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya karena ketertiban dan keamanan bukan hanya tugas negara, melainkan tugas bersama seluruh masyarakat.

"Rajin melaporkan, mengamati gerak-gerik mencurigakan dan lain sebagainya. Keamanan, ketertiban, dan kebersihan bukan hanya tugas negara. Itu tugas kita bersama. Jadi siskamling mudah-mudahan menjadi satu solusi dalam hal preventif," ujar dia.

Dalam kesempatan ini, Ridwan Kamil mengapresiasi peran TNI/Polri dalam menjaga keamanan dan kondusivitas di wilayah Jabar.

"Saya mengapresiasi perayaan Natal 2022 betul-betul 100 persen kondusif berkat beliau-beliau yang bertugas (TNI/Polri), walaupun sebenarnya punya hak untuk beribadah," ujarnya.

Menyambut 2023 yang merupakan tahun politik, Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengimbau untuk memperketat keamanan dan penambahan tenaga baik dari segi kualitas dan kuantitas.

"Menjelang pemilu (2024) ini harus tetap aman dan kondusif. Jadi memang perlu ekstra, harus bersiaga dibantu oleh beliau-beliau dari TNI dan Polri," cetusnya.

Emil pun berharap Jawa Barat menjadi percontohan sebagai daerah yang aman dan kondusif di tahun politik, seperti yang terlihat dari kondusivitas pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.

"Saya titip pesan agar Jabar menjadi percontohan sebagai daerah yang penduduknya besar, tapi kondisi sosial politik menjelang pemilu ini aman. Kita jaga nikmat Tuhan yang namanya kondusivitas," tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya